Bupati Bangkalan Tekankan Integritas sebagai Fondasi Pelayanan Publik
Bangkalan — Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan usai acara Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Selasa (4/8/2026).
Integritas sebagai budaya kerja
Lukman meminta seluruh perangkat daerah menjadikan integritas sebagai budaya kerja, bukan sekadar slogan. Ia menekankan pentingnya kerja yang jujur, transparan, dan profesional untuk membangun kepercayaan publik.
"Integritas adalah fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kepercayaan masyarakat hanya dapat dibangun melalui kerja yang jujur, transparan, profesional, dan bebas dari praktik korupsi," ujar Lukman.
Menurutnya, komitmen pimpinan menjadi kunci agar nilai-nilai tersebut diterapkan dalam setiap kebijakan dan layanan.
Pencegahan korupsi dimulai dari ASN
Lukman menyoroti peran aparat dalam mencegah penyimpangan. Ia menyatakan upaya pencegahan korupsi harus dimulai dari penguatan komitmen seluruh ASN dalam menjalankan amanah publik.
"Setiap kebijakan, program, dan pelayanan publik harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab serta berorientasi pada kepentingan masyarakat," jelas Lukman.
Penegasan ini menempatkan integritas sebagai dasar pengambilan keputusan, pengelolaan anggaran, dan pelaksanaan program di tingkat kabupaten.
Dampak pada tata kelola pemerintahan
Selain mencegah korupsi, Lukman menyatakan penguatan integritas mendorong terciptanya tata kelola yang lebih efektif dan akuntabel. Menurutnya, pemerintah yang berintegritas juga lebih berdaya saing dalam melayani masyarakat.
"Tetapi juga mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan berdaya saing," tambahnya.
Dengan demikian, fokus pada integritas dinilai tidak hanya sebagai upaya pencegahan, melainkan sebagai strategi peningkatan kualitas layanan publik.
Ke depan, implementasi nilai-nilai integritas akan menjadi tolok ukur kinerja aparatur di Bangkalan. Penguatan komitmen secara berkelanjutan diharapkan meningkatkan akuntabilitas dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan daerah.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
DPRD Minta Kejelasan SK Pemutakhiran LP2B Jember untuk APBD 2027
DPRD Jember mendesak salinan SK pemutakhiran LP2B untuk memastikan program ketahanan pangan dan pembangunan...
DPRD Kediri: Tingkatkan Dukungan untuk Ormas Keagamaan
Yuzar Rasyid mendorong pemerintah memperkuat dukungan bagi ormas keagamaan untuk pembinaan akhlak dan pening...
Soekarno Run Blitar 2026: Peserta Tembus 5.000, Ekonomi Lokal Bangkit
Soekarno Run Blitar 2026 (8/11/2026) menarik lebih dari 5.000 peserta dan menggerakkan ekonomi lokal, dari h...
Pagelaran Campursari 'Tombo Ati' Hidupkan Tradisi di Bojonegoro
Ratusan warga Sambongrejo menghadiri Pagelaran Campursari "Tombo Ati" untuk melestarikan budaya dan mendoron...
Soekarno Run 2026 di Blitar: 4.200 Pelari Bawa Pesan Berdikari
Soekarno Run 2026 di Blitar diikuti 4.200 pelari. Rute melewati Istana Gebang dan Makam Bung Karno, menekank...
Pokmas Watu Ulo Didorong Kembangkan Pariwisata Bahari Jember
DPRD Jember mendorong Pokmas JWS kembangkan Pantai Watu Ulo berkelanjutan untuk mendorong ekonomi lokal dan...