PDIP Tulungagung Ajak Warga Santap 1.000 Telur untuk Dukung Peternak
Tulungagung — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar kampanye gerakan makan telur pada Minggu, 21 Juni 2026. Aksi berlangsung di depan kantor DPC saat rangkaian Soekarno Fun Walk 2026. Kader dan masyarakat menyantap 1.000 butir telur rebus secara serentak sebagai bentuk dukungan ekonomi bagi peternak ayam petelur.
Aksi dan angka
Kegiatan dimulai dengan pembagian 1.000 telur rebus kepada peserta. Setelah itu, seluruh penerima makan bersama secara serentak di lokasi. Selain penyajian, panitia memberi penjelasan singkat tentang manfaat gizi telur.
- Pembagian: 1.000 butir telur rebus
- Waktu: Minggu, 21 Juni 2026, saat Soekarno Fun Walk
- Tempat: Depan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung
Alasan kampanye dan kondisi peternak
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menyatakan inisiatif ini lahir dari kondisi peternak yang sedang tertekan. Harga pakan naik sementara harga jual telur turun drastis, sehingga pendapatan peternak menipis.
"Di balik sebutir telur yang kita makan tersimpan pesan gizi dan jeritan solidaritas ekonomi,"
Erma menambahkan bahwa kampanye bukan hanya soal gizi, tetapi juga bentuk empati dan penyerapan hasil ternak untuk membantu menjaga kelangsungan usaha peternak setempat.
Edukasi gizi
Pada kesempatan itu, Erma juga menyampaikan informasi gizi. Ia menyebut satu butir telur mengandung sekitar 7 gram protein esensial yang penting untuk kesehatan tubuh. Edukasi ini dimaksudkan agar masyarakat memahami nilai gizi sekaligus manfaat membeli produk lokal.
Pesan politik dan ekonomi
Erma menegaskan gerakan ini sebagai wujud penerapan ajaran Trisakti Bung Karno, khususnya poin kemandirian ekonomi. Ia mendorong pengawalan terus-menerus terhadap kedaulatan pangan dan keberlanjutan usaha peternak ayam petelur di Tulungagung.
Menurutnya, menyerap produksi lokal dapat menjadi napas sementara bagi peternak yang sedang terhimpit biaya produksi. Langkah ini diharapkan menjadi contoh aksi solidaritas ekonomi di tingkat daerah.
Implikasi ke depan
Aksi ini membuka peluang penguatan jaringan distribusi lokal dan kampanye serupa di kabupaten lain. Jika berlanjut, langkah seperti ini dapat membantu menstabilkan pasokan dan harga telur di pasar regional.
Kampanye makan telur di Tulungagung menunjukkan kombinasi pesan gizi, dukungan sosial, dan upaya mempertahankan kedaulatan pangan melalui tindakan nyata di tingkat komunitas.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Khitan Gratis di Magetan, PDI Perjuangan Gelar Layanan Rutin
DPC PDI Perjuangan, komunitas, dan Muhammadiyah Ngariboyo menggelar khitan gratis rutin setiap Jumat untuk m...
Soekarno Run Banyuwangi: Pelari Tampil dengan Kostum Beragam
Soekarno Run Banyuwangi 20 Sept 2026 menampilkan pelari dengan kostum adat, tokoh pewayangan, dan kreasi mod...
Anak Usia Dini Ikut Soekarno Run BWX 2026, Peserta Termuda 4 Tahun
Anak-anak ikut Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi; peserta termuda 4 tahun dan kategori 1K jadi ruang penge...
Eri Cahyadi Tekankan Semangat Berdiri di Kaki Sendiri di Soekarno Run
Eri Cahyadi mengajak peserta Soekarno Run BWX 2026 menjadikan olahraga sebagai sarana membangun kemandirian,...
Romy Ajak Gen Z Kuasai Pengawasan Pemilu Jelang 2029
Romy Soekarno dorong Gen Z pahami pengawasan partisipatif jelang Pemilu 2029, waspadai hoaks, AI, dan politi...
Ketua DPRD Trenggalek Turun Bersihkan Saluran Irigasi
Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi turun ke Desa Sambirejo dan Ngadirenggo, membersihkan saluran irigasi s...