Soekarno Cup 2026: Penutupan di GBT Tetap Meriah Meski Banteng Jatim Gagal
SURABAYA — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan penutupan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin 24 Agustus 2026 akan tetap berlangsung meriah meski tuan rumah Banteng Jatim gugur di semifinal.
Final dan hiburan terbuka gratis
Pengarah Panitia Pelaksana, Deni Wicaksono, mengatakan puncak turnamen akan dipadukan pertandingan final dan konser musik sebagai bentuk pesta olahraga untuk masyarakat Jawa Timur. Acara dijadwalkan gratis dan terbuka bagi publik.
"Insya Allah di tanggal 24 nanti final dan penutupan Soekarno Cup 2026 akan kita gelar meriah. Mari bersama-sama menyaksikan. Selain ada pertandingan bola, kita juga ada hiburan Denny Caknan dan Once,"
Deni menyatakan panitia menyiapkan rangkaian acara yang menggabungkan unsur olahraga dan hiburan agar penutupan menjadi momentum bersama.
Hasil semifinal dan reaksi
Banteng Jatim tersingkir setelah dikalahkan Banteng Bali 0-1 pada semifinal di Gelora 10 November, Jumat (21/8/2026). Gol cepat I Putu Kenzie Radhitya pada detik ke-23 menjadi pembeda yang membawa Bali melaju ke final.
Meski kecewa, Deni menyambut hasil itu dengan lapang dada dan memuji kerja keras pemain tuan rumah.
"Banteng Jatim telah melakukan yang terbaik meskipun hasil belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Tetap semangat kawan-kawan Banteng Jatim,"
Menurutnya, hasil semifinal menunjukkan komitmen panitia menjaga integritas kompetisi tanpa perlakuan khusus untuk tim tuan rumah.
Persiapan final dan penutupan
Setelah semifinal, seluruh fokus panitia bergeser ke persiapan partai final dan acara penutupan di GBT. Koordinasi teknis terus dilakukan agar pertandingan penentu juara dan konser berjalan lancar.
Deni menegaskan laga sejak awal digelar secara fair dan kesempatan sama diberikan kepada semua tim. Penutupan dirancang sebagai pesta publik yang mempertemukan olahraga dan hiburan.
Banteng Jatim incar posisi ketiga
Banteng Jatim masih punya peluang menutup kompetisi dengan hasil positif. Tim besutan Hendra Setiawan akan menghadapi Banteng Papua dalam laga perebutan posisi ketiga.
"Sementara kita fokus untuk menenangkan anak-anak, terus mengembalikan mood anak-anak,"
Hendra mengatakan selain memulihkan mental, tim pelatih akan menganalisis permainan lawan untuk menyiapkan strategi. Target tetap sama: menutup perjalanan di Soekarno Cup 2026 dengan raihan juara ketiga.
Dengan final dan penutupan yang disiapkan matang, Soekarno Cup 2026 akan memasuki puncaknya pada 24 Agustus mendatang. Panitia berharap ajang ini menjadi perayaan bersama bagi masyarakat Jawa Timur, tidak hanya untuk pendukung tim tertentu tetapi untuk semua pencinta sepak bola.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Festival Nyusu Bareng Batu Hadiahkan Anakan Sapi untuk Peternak
Festival Nyusu Bareng di Dusun Brau, Kota Batu bagikan 1.500 cup susu dan hadiah anakan sapi untuk dorong ke...
Haornas ke-43 Trenggalek: Ribuan Jalan Sehat Sambil Bersih-bersih
Haornas ke-43 di Trenggalek menggabungkan jalan sehat dengan aksi memungut sampah sepanjang rute untuk memba...
Deni Wicaksono: Pemprov Jatim Diminta Susun Data Pasar Tradisional
Deni Wicaksono mendesak Pemprov Jatim menyusun basis data pasar tradisional di 38 kabupaten/kota agar interv...
Wali Kota Surabaya Ingatkan: Jangan Pinjamkan KTP untuk Beli Kendaraan
Wali Kota Surabaya peringatkan warga agar tidak meminjamkan KTP untuk pembelian kendaraan karena dapat mengg...
DPRD Batu Panggil Pengembang Proyek Wisata di Sumberbrantas
Komisi B DPRD Kota Batu panggil pihak proyek wisata Sumberbrantas untuk klarifikasi izin, AMDAL, dan dampak...
Ketua DPRD Surabaya: RT/RW Harus Lebih Peduli Kasus Keluarga Ibu Tomo
Ketua DPRD Surabaya minta RT/RW peka setelah temukan keluarga Ibu Tomo; rumah dibedah dan Dinsos tangani unt...