Politik

Soekarno Cup 2026: Jatim Targetkan Warisan Pembinaan Sepak Bola

Bagikan:

Soekarno Cup 2026 ditargetkan bukan sekadar turnamen, melainkan meninggalkan warisan penguatan ekosistem pembinaan sepak bola usia muda. PDI Perjuangan Jawa Timur menyatakan perhelatan 10–24 Agustus 2026 ini akan digelar di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik untuk mengasah talenta muda nasional.

Persiapan dan jadwal

Panitia pelaksana menyampaikan persiapan telah memasuki tahap akhir. Fokus kini pada penyelesaian aspek teknis pertandingan, koordinasi antardaerah, dan kesiapan venue. Pengundian grup dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 4 Agustus 2026, dihadiri manajer dan pelatih dari seluruh tim peserta.

Seluruh persiapan terus kami matangkan. Jawa Timur siap menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh kontingen. Kami ingin Soekarno Cup 2026 tidak hanya sukses sebagai penyelenggaraan turnamen, tetapi juga meninggalkan warisan berupa semakin kuatnya ekosistem pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia,

Peserta dan format turnamen

Sebanyak 16 tim dari 16 provinsi akan ambil bagian, dengan total sekitar 400 pemain muda yang bersaing memperebutkan gelar juara. Daerah peserta meliputi:

  • Jawa Timur
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Barat
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Bali
  • Papua
  • Papua Tengah
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Selatan
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Barat
  • Maluku
  • Jambi
  • Sumatera Utara

Sepak bola Indonesia membutuhkan kompetisi yang berkesinambungan sejak usia muda. Soekarno Cup hadir sebagai ruang bagi pemain untuk mengasah kemampuan, bagi pelatih untuk mengukur hasil pembinaan, sekaligus bagi daerah untuk menunjukkan kualitas pembinaan yang telah dilakukan,

Warisan pembinaan dan nilai karakter

Penyelenggara menegaskan turnamen ini dirancang melengkapi kompetisi resmi yang sudah ada dan menjadi bagian dari strategi pembinaan jangka panjang. Soekarno Cup sebelumnya sukses di Jakarta 2023 dan Bali 2025, sehingga edisi ketiga di Jawa Timur memperkuat upaya membuatnya menjadi agenda nasional.

Panitia juga mengangkat semangat kepemimpinan dan pembentukan karakter yang diwariskan Presiden Pertama RI. Turnamen tak hanya menilai talenta teknik, tetapi juga menanamkan disiplin, sportivitas, kepemimpinan, dan penghargaan atas keberagaman.

Bung Karno mengajarkan bahwa olahraga adalah sarana membentuk manusia Indonesia yang berkarakter. Itulah esensi nation and character building yang kami hidupkan melalui turnamen ini,

Prospek ke depan

Penyelenggara optimistis pembinaan yang konsisten, dukungan kompetisi berkualitas, dan kesempatan merata bagi semua daerah akan memperkuat masa depan sepak bola Indonesia. Soekarno Cup 2026 diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait