Bupati Nias Selatan Letakkan Batu Pertama SMP Tunas di Pulau-Pulau Batu
PULAU-PULAU BATU — Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, menghadiri peletakan batu pertama pembangunan SMP Tunas di Desa Sifitu Ewali, Kecamatan Pulau-Pulau Batu, Selasa (3/11). Pembangunan ini dimaksudkan untuk memperdekat akses pendidikan bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan mendorong pemerataan kualitas pembelajaran.
Inisiatif kolaboratif untuk pendidikan
Bupati Sokhiatulo Laia menegaskan bahwa proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak yayasan, dan masyarakat setempat. Langkah ini ditujukan agar anak-anak di pulau terluar mendapatkan hak belajar yang setara dengan anak-anak di perkotaan.
Pemerintah Kabupaten menyampaikan apresiasi kepada tokoh masyarakat dan pengurus yayasan yang menginisiasi pendirian sekolah tersebut. Harapan utama adalah agar fasilitas pendidikan baru itu segera beroperasi dan memberikan manfaat nyata bagi warga.
Harapan dan target penyelesaian
Pemkab berharap proses pembangunan gedung sekolah berjalan tepat waktu agar sarana belajar dapat difungsikan secara optimal. Pembangunan gedung dianggap penting untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah terpencil.
"Pembangunan SMP Tunas di Kecamatan Pulau-Pulau Batu menjadi bentuk komitmen berkelanjutan dalam memperkuat ketersediaan sarana pendidikan di wilayah terluar guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nias Selatan," ujar Bupati Sokhiatulo Laia.
Hadiri pejabat daerah dan tokoh setempat
Peletakan batu pertama ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh pemerintahan daerah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan lintas lembaga terhadap upaya peningkatan akses pendidikan di kepulauan.
- Anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan Dapil VI, Lulu Zatulo Sarumaha
- Mawarni Lase
- Plh. Sekretaris Daerah Amsarno S.
- Sarumaha SH M.H CGCAE
- Jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
- Camat Pulau-Pulau Batu dan para Kepala Desa setempat
Implikasi untuk masa depan
Pendirian SMP Tunas diharapkan menjadi pendorong pemerataan layanan pendidikan di Kabupaten Nias Selatan. Dengan adanya fasilitas ini, akses belajar bagi anak-anak di pulau-pulau terluar dapat meningkat secara berkelanjutan.
Ke depan, keberhasilan proyek ini akan bergantung pada kelancaran pembangunan fisik, ketersediaan tenaga pengajar, serta dukungan aktif masyarakat dan yayasan. Jika berjalan sesuai rencana, sekolah ini dapat menjadi contoh penguatan layanan publik di wilayah kepulauan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wali Kota Izinkan PSMS Kembali ke Stadion Teladan
Wali Kota Medan memberi izin PSMS Medan menjadikan Stadion Teladan sebagai homebase, dengan dukungan fasilit...
21 Kecamatan Tampil di Lomba Cipta Menu B2SA Medan 2026
21 kecamatan berlomba dalam Cipta Menu B2SA Medan 2026 untuk promosi pangan lokal bergizi dan pengolahan ika...
Nias Selatan Gelar Rapat Antisipasi Kelangkaan Pangan Jelang Natal
Pemkab Nias Selatan bersama Forkopimda gelar rapat antisipasi kelangkaan LPG, BBM bersubsidi, dan kenaikan h...
Irigasi Batubara: DPRD Sumut Tinjau Kekeringan Petani Airputih
Anggota DPRD Sumut meninjau ketiadaan air akibat pengerjaan cover dam di Airputih, Batubara; ada kesepakatan...
Kapolda Sumut Kunjungi Polres Langkat, Tegaskan 4 Prioritas
Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan kunjungi Polres Langkat (3/11) dan tegaskan empat program prioritas de...
Warga Binjai Utara Lega, Drainase Jalan Gaharu-Teratai Diperbaiki
Perbaikan drainase di Jalan Gaharu dan Teratai, Binjai Utara, mulai dikerjakan Rabu (4/11) untuk atasi genan...