Gubernur Aceh Silaturahmi ke Kapolri, Tegaskan Pemberantasan Narkoba
Jakarta, 3 November — Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman dinas Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Selasa (3/11). Pertemuan bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Aceh dan Polri untuk menjaga kamtibmas serta keberlanjutan perdamaian di Aceh.
Tujuan pertemuan dan agenda utama
Pada pertemuan yang berlangsung akrab itu Gubernur didampingi Staf Khusus Gubernur, Irsyadi. Pembahasan difokuskan pada beberapa hal strategis yang berkaitan dengan keamanan dan stabilitas wilayah Aceh.
Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
- Penguatan keberlanjutan perdamaian Aceh
- Pemantauan dinamika kamtibmas terkini
- Langkah-langkah kolaboratif untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif
Komitmen bersama pemberantasan narkotika
Muzakir menyampaikan apresiasi atas tindakan Polri dalam menindak peredaran gelap narkoba di Aceh. Ia menegaskan dukungan penuh Pemerintah Aceh terhadap upaya penegakan hukum di bidang ini.
Kami sangat mengapresiasi langkah Polri dalam melakukan penindakan terhadap peredaran narkoba di Aceh. Pemerintah Aceh mendukung penuh upaya Polri dalam memberantas narkoba. Ini merupakan persoalan serius yang harus kita tangani bersama demi menyelamatkan generasi muda dan masa depan Aceh
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pemberantasan narkotika dipandang sebagai prioritas bersama untuk melindungi generasi muda dan memastikan masa depan daerah.
Merawat perdamaian dan kondusivitas daerah
Selain narkotika, Gubernur menekankan pentingnya menjaga stabilitas perdamaian yang telah dibangun di Aceh. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkokoh kerja sama demi iklim yang aman bagi pembangunan.
Perdamaian Aceh harus terus kita jaga bersama. Kita ingin Aceh tetap aman, damai, dan kondusif. Karena itu, sinergi antara Pemerintah Aceh, Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat sangat penting untuk menjaga situasi ini
Harapan dan tindak lanjut
Melalui silaturahmi ini Pemerintah Aceh berharap hubungan penegakan hukum dan koordinasi keamanan dengan Polri semakin solid. Harapannya, stabilitas pembangunan dan keberlanjutan perdamaian di Aceh dapat terus terjaga.
Pertemuan ini dimaknai sebagai langkah konsolidasi antara pemerintahan daerah dan aparat penegak hukum untuk menghadapi tantangan keamanan ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
87 SPPG di Sumut Disuspensi, Satu Dihentikan Sementara di Medan Denai
BGN menangguhkan operasional 87 SPPG di Sumut karena administrasi, fasilitas dapur tak sesuai juknis, dan sa...
BPJS Ketenagakerjaan Binjai Perkuat Sinergi dengan Pemkot untuk Perluas Perlindungan
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai bertemu Wali Kota pada 3 Nov 2026 untuk perkuat sinergi memperluas perlin...
Yayasan APIPSU Peringati Dies Natalis ke-70, Tegaskan Solidaritas Pendidikan
Yayasan APIPSU merayakan Dies Natalis ke-70 di UTND Medan, menegaskan solidaritas dan apresiasi bagi dosen b...
Wali Kota Izinkan PSMS Kembali ke Stadion Teladan
Wali Kota Medan memberi izin PSMS Medan menjadikan Stadion Teladan sebagai homebase, dengan dukungan fasilit...
21 Kecamatan Tampil di Lomba Cipta Menu B2SA Medan 2026
21 kecamatan berlomba dalam Cipta Menu B2SA Medan 2026 untuk promosi pangan lokal bergizi dan pengolahan ika...
Nias Selatan Gelar Rapat Antisipasi Kelangkaan Pangan Jelang Natal
Pemkab Nias Selatan bersama Forkopimda gelar rapat antisipasi kelangkaan LPG, BBM bersubsidi, dan kenaikan h...