Nasional

Talenta Lokal Kembangkan SIPGAM, Solusi Digital untuk Gampong Mulia

Bagikan:
Wamenkomdigi Nezar Patria meninjau SIPGAM di Gampong Mulia, Banda Aceh

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menilai talenta digital lokal mampu menghadirkan solusi digital bagi layanan pemerintahan desa. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungannya ke Gampong Mulia, Kota Banda Aceh, pada Kamis, 3 September 2026. Menurut Nezar, contoh nyata adalah hadirnya SIPGAM, yang dibangun oleh talenta setempat untuk mempermudah pelayanan publik.

Contoh konkret: SIPGAM dibuat dari kebutuhan lokal

Nezar menyebut SIPGAM sebagai bukti bahwa solusi digital tidak selalu harus datang dari luar daerah. Dengan pembinaan dan pengembangan, talenta lokal dapat merancang sistem yang sesuai kebutuhan warga setempat. Pernyataan resmi terkait kunjungan itu dirilis pada Senin, 7 September 2026.

Fitur dan fungsi SIPGAM

Menurut penjelasan Wamenkomdigi, SIPGAM mengumpulkan berbagai data warga dalam satu sistem terpadu. Sistem ini diakses melalui website dan aplikasi smartphone, sehingga layanan bisa dijangkau lebih luas oleh masyarakat Gampong Mulia.

  • Layanan administrasi kependudukan
  • Manajemen persuratan digital dengan tanda tangan elektronik tersertifikasi
  • Layanan pelaporan kedaruratan bagi warga
  • Pendataan kesehatan warga untuk memantau penyakit yang sering muncul

Manfaat untuk pengambilan kebijakan dan layanan

Data yang terintegrasi memungkinkan perangkat gampong membuat keputusan layanan berbasis bukti. Dengan informasi kesehatan dan demografi tersedia, intervensi lokal bisa lebih tepat sasaran. Nezar menilai hal ini menunjukkan value pengembangan talenta lokal bagi pemerintahan desa.

"SIPGAM ini dibuat oleh talenta digital lokal Gampong Mulia sendiri. Itu salah satu contoh bagaimana talenta digital yang ada kalau kita didik dan kita kembangkan, dia bisa memberikan kontribusi yang nyata dalam memberikan solusi-solusi digital untuk daerahnya masing-masing,"

Implikasi dan langkah ke depan

Pemerintah daerah dan pusat bisa meniru pendekatan serupa untuk mendorong digitalisasi layanan di wilayah lain. Penguatan pelatihan, sertifikasi, dan dukungan infrastruktur menjadi kunci agar talenta lokal mampu mereplikasi solusi seperti SIPGAM. Selain itu, standarisasi keamanan data dan interoperabilitas akan penting untuk memperluas manfaat sistem.

Dengan model yang didorong talenta lokal, layanan pemerintahan di tingkat gampong berpotensi menjadi lebih responsif dan efisien, sekaligus membangun kemandirian digital daerah.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait