KAI Commuter Sesuaikan 17 Perjalanan KRL Selama Perawatan Intensif
KAI Commuter melakukan perawatan intensif terhadap rangkaian Kereta Rel Listrik (KRL), sehingga menyesuaikan sejumlah perjalanan Commuter Line Jabodetabek mulai Senin, 7 September 2026. Penyesuaian bersifat sementara dan dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan pengguna.
Penyesuaian jadwal dan jumlah perjalanan
Penyesuaian memengaruhi total perjalanan harian di seluruh lintas Commuter Line Jabodetabek. Setelah perubahan, KAI Commuter mengoperasikan 1.048 perjalanan per hari, turun dari sebelumnya 1.065 perjalanan.
Secara rinci, terdapat 17 perjalanan yang disesuaikan. Rincian penyesuaian adalah sebagai berikut:
- 7 perjalanan pagi dari Bogor, Cilebut, dan Depok menuju Manggarai atau Jakarta Kota dibatalkan.
- 5 perjalanan dari Jakarta Kota menuju Bogor disesuaikan.
- 2 perjalanan sore dari Manggarai menuju Bogor disesuaikan.
- 3 perjalanan sore dari Bogor mengalami penyesuaian.
Alasan perawatan bersama INKA
KAI Commuter menyatakan perawatan ini diperlukan untuk memastikan keandalan sarana yang digunakan masyarakat setiap hari. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan.
"Saat ini kami melakukan proses perawatan rangkaian sarana KRL yang ada secara intensif. Demi keselamatan dan keamanan perjalanan,"
Perawatan melibatkan PT INKA (Persero) sebagai produsen rangkaian KRL seri iE305. Menurut pernyataan INKA, tim engineering dan quality assurance perusahaan ikut terjun langsung bersama tim KAI Commuter.
"Sejak awal proses ini berlangsung, tim engineering dan quality assurance kami sudah terjun langsung bersama tim KAI Commuter. Untuk memastikan setiap komponen, termasuk bogie dan sistem propulsi, berfungsi optimal," ujar Nanang Agung Rohmandiyas, Senior Manager Corporate Communication and Representative Office INKA.
"Kami mendukung penuh proses ini demi memastikan keandalan dan keselamatan sarana," tambahnya.
Imbauan kepada pengguna
KAI Commuter mengakui penyesuaian jadwal bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna. Perusahaan meminta maaf dan mengimbau penumpang untuk menyesuaikan waktu perjalanan mereka sementara perawatan berlangsung.
"Kami memahami pasti akan ada ketidaknyamanan bagi para pengguna Commuter Line selama proses perawatan ini. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,"
"Kami mengimbau kepada para pengguna untuk dapat kembali menyesuaikan jadwal perjalanannya," ucap Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter.
Prognosa dan koordinasi
KAI Commuter dan INKA menyatakan proses perawatan bersifat sementara dan akan berlanjut sampai semua pemeriksaan General Check Up selesai. Kedua pihak akan terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan sarana kembali beroperasi optimal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Wamenkomdigi: Film 'Menang untuk Kalah' Jadi Medium Literasi Digital
Wamenkomdigi Nezar Patria menilai film Menang untuk Kalah efektif untuk literasi digital tentang bahaya judo...
Imigrasi Terbitkan Izin Tinggal Darurat dan Bebaskan Biaya Overstay
Imigrasi terbitkan ITKT dan bebaskan biaya overstay bagi WNA yang terdampak pembatalan penerbangan akibat er...
Mentan Tambah Alokasi SPHP 1 Juta Ton, Stok Beras Dipastikan Aman
Pemerintah tambah alokasi SPHP beras medium 1 juta ton dan hentikan impor beras pecah 380 ribu ton untuk men...
Kemensos Buka Jalur Kerja dan Pelatihan untuk Lulusan Sekolah Rakyat
Kemensos siapkan jalur kerja dan pelatihan bagi lulusan Sekolah Rakyat, disesuaikan minat dan potensi siswa,...
Mensos Minta Kepala Sekolah Perketat Pengawasan Sekolah Rakyat
Mensos Saifullah Yusuf minta kepala Sekolah Rakyat perketat pengawasan operasional, kebersihan, fasilitas, d...
Mensos: Pegawai Kemensos Terlibat Judi Online Akan Dikenai Sanksi
Mensos Gus Ipul pastikan pegawai Kemensos terindikasi judi online bakal disanksi; klarifikasi sekitar 1.900...