Bupati Sergai: Sinergi Kunci Jaga Kerukunan dan Awasi Aliran Kepercayaan
Sei Rampah, Serdang Bedagai — Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi untuk menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Tim PAKEM di Aula Kejaksaan Negeri Sergai, Selasa (27/10), yang dihadiri pejabat daerah, penegak hukum, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Apresiasi atas peran bersama
Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam menjaga situasi kondusif di Kabupaten Sergai. Ia menilai keberhasilan menciptakan suasana aman merupakan buah kerja sama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga.
Menurutnya, Pemkab Sergai berkomitmen memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap perkembangan aliran kepercayaan dan kegiatan keagamaan. Langkah itu dianggap penting untuk melindungi stabilitas sosial dan hubungan antarumat beragama di daerahnya.
Peran dan tugas Tim PAKEM
Rapat tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Sergai Rahmad Isnaini, Kepala Seksi II Bidang Intelijen Kejati Sumut Syahril, Kepala Kantor Kementerian Agama Sergai H. Azrul Aswan Sirait, serta unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, camat, dan kepala desa.
Bupati memberi apresiasi khusus kepada Tim PAKEM atas pemantauan, evaluasi, dan deteksi dini terhadap dinamika kehidupan keagamaan. Ia menyatakan bahwa pengawasan harus dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
“Pengawasan harus dilakukan secara bijaksana dengan tetap menghormati hak setiap warga negara. Kita ingin Sergai terus menjadi daerah yang aman, damai, dan menjunjung tinggi toleransi di tengah keberagaman,”
Sinergi antarlembaga dan pendekatan persuasif
Kepala Kejaksaan Negeri Sergai Rahmad Isnaini menekankan bahwa rapat koordinasi ini penting untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antarunsur. Tujuannya agar perkembangan aliran kepercayaan yang berpotensi menimbulkan keresahan bisa terdeteksi dan ditangani cepat sesuai tugas masing-masing.
“Melalui rapat koordinasi ini, kita ingin memperkuat sinergi dan komunikasi seluruh unsur terkait dalam melakukan pemantauan serta deteksi dini terhadap perkembangan aliran kepercayaan dan kegiatan keagamaan di masyarakat,”
Rahmad juga mengimbau pendekatan persuasif, komunikasi, dan koordinasi berkelanjutan agar potensi konflik sosial dapat dicegah sejak dini. Ia menegaskan peran Tim PAKEM tidak hanya mengawasi, tetapi juga memberikan rekomendasi dan evaluasi berkala.
Implikasi dan langkah ke depan
Di tengah tantangan global seperti penyebaran paham radikalisme dan praktik intoleransi, pemda dan aparat di Sergai sepakat memperkuat mekanisme pengawasan yang efektif namun tetap menghormati kebebasan beragama. Kolaborasi lintas lembaga dipandang sebagai fondasi utama agar kerukunan masyarakat terus terjaga.
Rencana tindak lanjut meliputi peningkatan komunikasi antarforum pemerintahan, penguatan kapasitas Tim PAKEM, serta upaya pencegahan melalui pendekatan edukatif kepada masyarakat. Dengan demikian, diharapkan Sergai tetap menjadi wilayah yang aman, damai, dan toleran.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Polsek Siantar Martoba Amankan Motor Honda CB150 Tak Berpemilik
Polsek Siantar Martoba mengamankan Honda CB150 yang ditinggalkan di depan kedai setelah laporan lewat Call C...
Kapolres Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Simalungun
Kapolres Simalungun memimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Pematangraya dengan tema 'Patriotik, Gigih,...
Pemkab Taput Dorong Pemuda Berinovasi lewat Desa Kreatif
Bupati Taput mendorong generasi muda berinovasi dan memanfaatkan ruang kreatif di Desa Silangkitang untuk me...
Bupati Simalungun Ajak Pemuda Hidupkan Semangat Sumpah Pemuda
Bupati Simalungun ajak pemuda hidupkan semangat Sumpah Pemuda ke-98, menekankan karakter, integritas, dan pe...
Wali Kota Wesly Pimpin Ikrar Pemuda di Kirab Sumpah Pemuda Pematangsiantar
Wali Kota Wesly membacakan Ikrar Pemuda pada Kirab Kebangsaan dan Doa Bersama Lintas Agama di Pematangsianta...
Cipayung Plus Desak Audit Pergeseran Anggaran Rp503 M di Deliserdang
Aliansi Cipayung Plus berunjuk rasa di Deliserdang menuntut audit pergeseran anggaran Rp503 miliar serta tra...