Siloam Fokus Ekspansi Layanan Medis Kompleks, Akuisisi Selektif
PT Siloam International Hospitals membuka peluang ekspansi dan akuisisi rumah sakit secara selektif untuk memperkuat layanan kesehatan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Pengumuman itu disampaikan pada Selasa, 12 Mei 2026, seiring perusahaan menyiapkan pengembangan fasilitas di beberapa kota besar.
Strategi ekspansi dan mekanisme akuisisi
Siloam menyatakan akuisisi akan dipilih berdasarkan kesesuaian dengan kebutuhan pengembangan bisnis dan kemampuan meningkatkan layanan. Perusahaan tidak memasang target akuisisi dalam jangka waktu tertentu, melainkan menunggu peluang terbaik.
Pendanaan ekspansi dapat berasal dari kas internal atau pinjaman perusahaan. Namun, manajemen belum menetapkan anggaran khusus untuk aksi korporasi ini.
'Kami melihat peluang yang bisa menambah kapasitas layanan kesehatan perusahaan. Akuisisi dilakukan secara selektif dan mempertimbangkan kebutuhan bisnis,'
- Elbert Hartanto, Head of Investor Relations Siloam
Fokus pada kompleksitas layanan, bukan sekadar tempat tidur
Siloam menegaskan pengembangan tidak hanya bertumpu pada penambahan jumlah tempat tidur. Prioritas utama adalah meningkatkan kompleksitas layanan medis dan kualitas penanganan pasien agar setiap kapasitas rumah sakit memiliki nilai layanan lebih tinggi.
Perusahaan saat ini menyiapkan pengembangan rumah sakit di Semarang, Surabaya, dan Makassar. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan penanganan kasus-kasus spesialistik.
Layanan spesialis yang diperkuat
Siloam memfokuskan penguatan layanan unggulan di beberapa bidang berikut:
- Kardiologi
- Onkologi
- Neurologi
- Gastroenterologi
- Ortopedi
- Urologi
- Nefrologi
Upaya menekan tren berobat ke luar negeri
Presiden Direktur Siloam, David Utama, menyatakan perusahaan juga berusaha mengurangi pasien yang memilih berobat ke luar negeri melalui layanan konsultasi dan second opinion oleh dokter spesialis Siloam.
'Banyak pasien akhirnya memilih berobat di dalam negeri setelah berkonsultasi. Ini menunjukkan kualitas layanan medis Indonesia semakin kompetitif,'
- David Utama, Presiden Direktur Siloam
Implikasi dan langkah ke depan
Dengan pendekatan selektif dan fleksibilitas pendanaan, Siloam berharap pengembangan layanan spesialis dapat meningkatkan akses dan kualitas perawatan bagi masyarakat. Perusahaan akan terus mengevaluasi peluang akuisisi yang menambah kapasitas layanan kompleks tanpa mengorbankan standar klinis.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kemenkes Kumpulkan 700 Inovasi Layanan Primer untuk Cegah Stunting
Kemenkes himpun hampir 700 inovasi layanan primer di Leimena Conference 2026 untuk mendukung kebijakan pence...
Menkes: Kesehatan Kunci untuk Capai Status Negara Maju
Menkes Budi Gunadi: kesehatan rakyat jadi fondasi agar Indonesia bisa mencapai status negara maju dan menghi...
Riset: Integrasi Self-Care Perkuat Ketahanan Sistem Kesehatan
Riset menemukan integrasi self-care dapat memperkuat ketahanan sistem kesehatan, memperluas akses, dan membe...
Sulit Tidur? Tips Praktis Agar Cepat Istirahat Malam
Tips praktis mengatasi sulit tidur: kurangi gadget, hindari makanan berat sebelum istirahat, dan bangun ruti...
Kemenkes Perkuat Layanan agar Pasien Tak Lagi Berobat ke Luar Negeri
Kemenkes menegaskan akan memperkuat layanan kesehatan dalam negeri agar masyarakat tak perlu lagi berobat ke...
Kemenkes Dorong First Aider Teman Sebaya Cegah Gangguan Mental Remaja
Kemenkes meluncurkan program First Aider di sekolah untuk mendorong teman sebaya mendeteksi dan menangani ga...