Polisi Sidak Rutan Mapolres Aceh Timur, 35 Tahanan Diperiksa
Peudawa, Aceh Timur — Polisi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Aceh Timur pada Minggu, 2 Agustus. Sidak dipimpin Wakapolres Kompol Abdul Muin SH, MM dan melibatkan personel satsamapta, provos, serta petugas piket dari sejumlah fungsi. Pemeriksaan menitikberatkan pada kondisi sel, jumlah tahanan, kesehatan penghuni, dan razia barang terlarang.
Pemeriksaan lapangan
Wakapolres memimpin pemeriksaan langsung ke ruang tahanan untuk memastikan situasi aman dan tertib. Tim membuka sel secara sistematis dan memeriksa kondisi fisik para tahanan serta kebersihan ruang.
Selain pengecekan kondisi, petugas melakukan razia untuk mencari barang-barang terlarang yang bisa mengganggu keamanan di dalam sel. Pemeriksaan juga mencakup verifikasi jumlah penghuni dan dokumentasi kesehatan tahanan.
Jumlah tahanan dan rinciannya
"Jumlah penghuni ruang tahanan tercatat sebanyak 35 orang, terdiri atas 13 tahanan reskrim, 12 kasus narkoba, sembilan tahanan titipan polsek, dan satu tahanan kasus lalu lintas,"
Rincian tersebut memperlihatkan komposisi tahanan yang ditangani Polres Aceh Timur pada saat sidak. Untuk memperjelas, petugas mencatat detail tiap kategori tahanan.
- 13 tahanan reskrim
- 12 tahanan kasus narkoba
- 9 tahanan titipan polsek
- 1 tahanan kasus lalu lintas
Tujuan dan tindak lanjut
"Kita melakukan sidak ini juga untuk memastikan kondisi kesehatan para tahanan dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan,"
Menurut Wakapolres, sidak bersifat rutin dan bagian dari upaya menjaga keamanan serta kesehatan penghuni rutan. Pemeriksaan mendadak dimaksudkan untuk mencegah masuknya barang terlarang dan mengidentifikasi potensi gangguan sedini mungkin.
Sidak yang berlangsung di Rutan Mapolres Aceh Timur menegaskan komitmen aparat dalam menjaga ketertiban dan keselamatan penghuni serta petugas. Pemeriksaan serupa diperkirakan akan terus dilakukan sebagai bagian dari pengawasan berkala.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...