Kakorlantas Minta Jajaran Siapkan Zero ODOL 2027
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo meminta seluruh jajaran menyiapkan penerapan Zero Over Dimension Over Load (Zero ODOL) pada 2027. Pernyataan itu disampaikan saat Anev Kamseltibcarlantas bersama para Dirlantas Polda se-Indonesia di Korlantas Polri, Kamis, 3 September 2026. Persiapan diarahkan untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan mobilitas masyarakat saat kebijakan diberlakukan.
Fokus persiapan: sarana, jalur, dan pemetaan
Wibowo menekankan kesiapan teknis sebagai langkah awal. Pemeriksaan sarana prasarana, peninjauan jalur, serta pemetaan persoalan menjadi prioritas. Tujuannya agar penerapan tidak menimbulkan gangguan signifikan pada arus kendaraan dan distribusi barang.
Tim di setiap wilayah diminta menginventarisir potensi masalah yang mungkin muncul. Hasil inventaris akan menjadi dasar penentuan prioritas perbaikan dan mitigasi.
Koordinasi lintas sektor
Kakorlantas menegaskan bahwa penanganan ODOL bukan tugas kepolisian sendiri. Sinergi dengan instansi terkait dan pemangku kepentingan wajib dilakukan sejak tahap persiapan.
“Persiapkan dengan baik, cek kembali kesiapan sarprasnya, jalurnya. Inventarisir permasalahan-permasalahan yang nantinya akan muncul dalam kegiatan tersebut,” – Irjen Pol. Wibowo
Koordinasi ini mencakup komunikasi dengan dinas perhubungan, pengelola jalan tol, pemerintah daerah, dan pelaku logistik. Kolaborasi diharapkan mereduksi hambatan operasional saat kebijakan mulai efektif.
Pemetaan masalah dan langkah antisipasi
Pemetaan persoalan bertujuan memberikan gambaran rinci mengenai titik rawan pelanggaran dimensi dan muatan berlebih. Data lapangan akan membantu menyusun langkah antisipatif sesuai karakteristik lalu lintas di tiap daerah.
- Identifikasi titik rawan penimbunan barang dan pelanggaran muatan
- Evaluasi kapasitas jalur agar lalu lintas tidak tersendat
- Penentuan kebutuhan penambahan pos pengawasan dan pengukuran
Target 2027 dan implikasi operasional
Wibowo berharap persiapan dimatangkan sejak sekarang agar penerapan Zero ODOL pada 2027 berjalan sesuai tujuan. Kesiapan wilayah diharapkan mencegah gangguan pada rantai pasok dan aktivitas masyarakat selama transisi kebijakan.
“Minimalisir, koordinasikan dengan para stakeholder. Saya yakin kita tidak mungkin menyelesaikan permasalahan dengan sendirinya,” – Irjen Pol. Wibowo
Dengan strategi pemetaan dan koordinasi lintas sektor, Polri menargetkan pengurangan pelanggaran ODOL tanpa mengorbankan mobilitas. Langkah selanjutnya adalah menyusun jadwal implementasi dan monitoring yang jelas di setiap daerah.
Persiapan menyeluruh sejak sekarang diharapkan menjadikan penerapan Zero ODOL pada 2027 efektif dan minim dampak negatif terhadap arus lalu lintas nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemerintah Siapkan Pusat Rehabilitasi untuk Warga Binaan Narkotika
Pemerintah siapkan pusat rehabilitasi dan reedukasi bagi warga binaan pengguna narkotika untuk atasi overkap...
BMKG Waspadai Hujan Lebat, Petir, Angin Kencang 5-8 Okt
BMKG keluarkan peringatan dini hujan lebat, petir, dan angin kencang pada 5-8 Oktober 2026; waspadai empat w...
Prabowo Pimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap
Presiden Prabowo memimpin Parade HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, 5 Oktober 2026; melibatkan 3.378 personel...
HUT TNI ke-81: DPR Dorong Modernisasi Hadapi Perang Modern
DPR mendesak modernisasi alutsista dan peningkatan pelatihan TNI menjelang HUT ke-81, seiring anggaran 2027...
Dua Induk Badak Sumatera Bunting di Way Kambas, Harapan Konservasi
Dua induk badak sumatera, Ratu dan Delilah, dinyatakan bunting di Suaka Rhino Sumatra Way Kambas; pemantauan...
Prabowo Minta Bakom Gunakan Bahasa Sederhana dan Dengarkan Rakyat
Presiden Prabowo minta Bakom gunakan bahasa sederhana, jelaskan alasan kebijakan, dan dengarkan masukan masy...