Nasional

Manggala Agni Padamkan Karhutla Kalbar Lebih dari Dua Bulan

Bagikan:
Personel Manggala Agni memadamkan kebakaran lahan gambut di Kalimantan Barat

Manggala Agni terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat sejak awal Juli 2026. Operasi tak henti berlangsung lebih dari dua bulan untuk menanggulangi api yang menyebar di gambut dan lahan mineral.

Skala dan lokasi kebakaran

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Kalimantan, Yudo Shekti Mustiko, menyatakan kebakaran meningkat sejak Juli sehingga penanganan berlangsung secara berkelanjutan. Titik api banyak tercatat di lahan gambut dan beberapa desa di Kubu Raya, Kayong Utara, serta Ketapang.

"Kebakaran hutan dan lahan saat ini tersebar di sejumlah wilayah Kalimantan Barat. Kebakaran banyak terjadi di lahan gambut, seperti di Kubu Raya, Kayong Utara, dan Ketapang,"

Selain gambut, titik api juga ditemukan di lahan mineral, termasuk Sintang dan Melawi. Penyebaran lintas tipe lahan memperumit upaya pemadaman.

Kekuatan personel dan dukungan

Kalimantan Barat memiliki 268 personel Manggala Agni. Di seluruh Kalimantan jumlah personel mencapai 767 orang. Untuk memperkuat operasi, kementerian mengerahkan bantuan kendali operasi (BKO) dari berbagai daerah.

  • 30 personel BKO dari Sulawesi
  • 15 personel dari Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara

Yudo menekankan perhatian pada kondisi fisik petugas dan dukungan kesehatan selama operasi panjang.

"Kami berusaha menjaga agar teman-teman tetap sehat. Upaya yang dilakukan sudah semaksimal mungkin, termasuk adanya dukungan BKO dari Manggala Agni di luar pulau,"

Tantangan lapangan dan strategi pemadaman

Minimnya sumber air menjadi kendala utama. Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Kalimantan VIII Pontianak, Taufikurohman, menyebut musim kemarau makin menyulitkan ketersediaan air di titik kebakaran.

"Kendalanya tentunya kalau musim kemarau ini sumber air sangat minim. Kami berupaya terus bagaimana agar tetap melakukan pemadaman,"

Untuk mengatasi keterbatasan, tim menerapkan strategi distribusi air estafet. Mereka memanfaatkan tandon dan tangki air yang ditempatkan di lokasi operasi.

Situs pemadaman saat ini

Manggala Agni masih melakukan pemadaman lanjutan di lima lokasi di Kabupaten Kubu Raya. Titik-titik tersebut adalah:

  • Desa Limbung
  • Desa Kuala Dua
  • Desa Mekarsari
  • Rasau Jaya III
  • Sungai Asam

Penanganan lahan gambut juga memerlukan teknik khusus karena titik api sering berada jauh di bawah permukaan tanah.

Penutup: prospek dan implikasi

Operasi pemadaman yang berlangsung > dua bulan menunjukkan eskalasi risiko kebakaran di musim kemarau. Dukungan personel antarwilayah dan strategi logistik seperti distribusi air menjadi kunci keberlanjutan penanganan. Monitoring lanjutan dan upaya pencegahan diperlukan untuk mengurangi kebakaran berikutnya.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait