Shakira Sebut 'El Pibe' di Lagu Piala Dunia 2026
Penyanyi asal Kolombia, Shakira, kembali merilis lagu resmi Piala Dunia 2026 berjudul "Dai Dai", yang menyinggung nama-nama legenda sepak bola dunia termasuk julukan El Pibe. Lagu itu dirilis menjelang turnamen dan dimaksudkan sebagai pesan persatuan bagi penggemar sepak bola global.
Lirik dan penghormatan kepada legenda
Di bagian akhir lagu, Shakira menyebut serangkaian nama pemain legendaris dari berbagai generasi. Penyebutan ini berfungsi sebagai penghormatan dan pengingat peran mereka dalam sejarah olahraga.
"Pele, Maradona, Maldini, Romário, Cristiano, Ronaldo." Setelah itu ia melanjutkan dengan: "El Pibe, Iniesta, Beckham y Kaká; Messi, Mbappé, Salah."
Nama-nama tersebut tampil sebagai sekuens singkat dalam lirik dan dipadukan dengan irama enerjik lagu. Berikut daftar lengkap figur yang diucapkan dalam potongan lirik itu:
- Pele
- Diego Maradona
- Paolo Maldini
- Romário
- Cristiano Ronaldo
- El Pibe (julukan)
- Andrés Iniesta
- David Beckham
- Kaká
- Lionel Messi
- Kylian Mbappé
- Mohamed Salah
Siapa El Pibe?
Julukan El Pibe merujuk pada Carlos Valderrama, gelandang kreatif legendaris Kolombia. Valderrama terkenal karena rambut keriting pirangnya yang ikonik dan gaya permainan sebagai playmaker.
Karier internasionalnya mencatat penampilan di tiga edisi Piala Dunia: 1990, 1994, dan 1998. Ia juga mengoleksi 111 penampilan bersama tim nasional Kolombia, menjadikannya simbol sepak bola negara tersebut.
Dalam bahasa Spanyol, julukan El Pibe bisa diartikan sebagai "si bocah" atau "anak muda". Mengingat latar Shakira yang juga berasal dari Kolombia, penyebutan Valderrama menambah nuansa kebanggaan nasional dalam lagunya.
Lagu multibahasa dan sebutan negara
Selain menyebut nama pemain legendaris, "Dai Dai" menampilkan lirik multibahasa dengan campuran bahasa Jepang, Spanyol, Prancis, dan Inggris. Bentuk ini memperkuat pesan persatuan antarpenggemar sepak bola yang beragam latar budaya.
Shakira turut mencantumkan beberapa nama negara peserta Piala Dunia 2026 dalam liriknya, meski tidak semua 48 tim disebut. Penyusunan nama negara dan pemain dalam lagu menciptakan atmosfir perayaan global menjelang turnamen.
Makna dan konteks
Dengan memasukkan figur seperti Valderrama dalam lirik, Shakira menggabungkan unsur nostalgia dan kebanggaan nasional. Lagu ini melanjutkan tradisi hits Piala Dunia yang menghubungkan musik populer dengan momen olahraga internasional.
Keputusan menyebut nama-nama legendaris juga berfungsi sebagai pengingat kontribusi generasi sebelumnya terhadap perkembangan sepak bola modern.
Berita Terkait
Kanada vs Bosnia-Herzegovina: Panggung Pembuktian Pemain Muda
Kanada vs Bosnia-Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026 menjadi panggung pembuktian bagi pemain muda untuk m...
TNI Gelar Nobar Piala Dunia 2026 untuk Pererat Hubungan dengan Masyarakat
TNI menggelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 serentak (11 Juni-19 Juli) untuk memperkuat nasionalisme dan...
Shakira Bawakan Lagu Resmi Piala Dunia 2026, Tegaskan Pesan Persatuan
Shakira membawakan lagu resmi "Dai Dai" untuk Piala Dunia 2026, menekankan pesan persatuan; FIFA membela keb...
Stopira Tak Gentar, Tanjung Verde Siap Kejutan di Piala Dunia 2026
Stopira (38) jadi pilar Tanjung Verde yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026; tim ini salah satu dari emp...
Ernando Ari Bertahan di Persebaya: Satu Visi untuk Juara
Kiper Ernando Ari resmi perpanjang kontrak multiyears bersama Persebaya karena kesamaan visi dan ambisi mera...
Leo/Daniel Tersingkir di 16 Besar Australian Open 2026
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tersingkir di 16 besar Australian Open 2026 setelah kalah 15-21, 18-21 dar...