Santri PMDG Kampus 8 Ikuti Seminar Dasar Jurnalistik di Aceh Besar
Seulimum, Aceh Besar — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 8 menggelar Seminar Dasar-Dasar Jurnalistik pada Minggu (5/7). Kegiatan ini bertujuan membekali santri dan guru kemampuan menulis, mendokumentasikan kegiatan pesantren, serta menyebarkan dakwah melalui karya jurnalistik.
Seminar dan Peserta
Seminar berlangsung di Aula PMDG Kampus 8 dan diikuti seluruh santri serta guru. Acara dibuka oleh Pimpinan PMDG Kampus 8, Al-Ustazd Fauzul Halim MPd, yang menekankan pentingnya tradisi menulis sebagai warisan ilmu.
"Generasi muda mengenal para tokoh besar seperti Imam Al-Ghazali dan ulama lainnya melalui tulisan atau kitab. Apa yang mereka tulis menjadi warisan ilmu dan bagian dari sejarah yang abadi,"
Menurut Fauzul Halim, pengalaman dan dinamika kehidupan pesantren perlu didokumentasikan agar menjadi sumber inspirasi dan bahan dakwah yang berkelanjutan.
Materi dan Pemateri
Panitia menghadirkan tim media lokal sebagai pemateri untuk memberikan pengantar praktik jurnalistik. Materi dibawakan secara berurutan dan dikemas pada tiga sesi, meliputi materi teori dan praktik.
- Sayed M Husen — Urgensi Jurnalisme Pesantren
- Abrar — Dasar-Dasar Jurnalistik
- Adia Mirza — Fotografi Jurnalistik
- Herman Hilmi — Vidiografi
Semua sesi dipandu oleh Ustazd Muhammad Kaffah Najmu Kirom dengan format pembukaan, penyampaian materi, dan sesi tanya jawab. Peserta terlihat antusias mengikuti tiap sesi dan aktif mengajukan pertanyaan praktis.
Tujuan dan Harapan
Ketua Humas PMDG Kampus 8, M. Khairil Ali Syabhan Widad, mengatakan kegiatan ini untuk menanamkan kesadaran bahwa tulisan menjadi catatan sejarah pesantren di masa depan.
"Peserta cukup serius mengikuti kegiatan ini dan termotivasi untuk menulis. Tinggal lagi nantinya memilih jadi jurnalis, penulis novel, atau penulis buku. Harapannya hasil-hasil seminar dapat kami manfaatkan untuk promosi dan syiar PMDG Kampus 8 Aceh,"
Dengan bekal materi praktik seperti fotografi dan vidiografi, pengurus berharap santri dapat menghasilkan konten yang menarik untuk publikasi pesantren dan media sosial resmi.
Penutupan dan Tindak Lanjut
Seminar ditutup dengan sesi foto bersama antara pemateri dan seluruh peserta. Panitia menyatakan akan menindaklanjuti kegiatan dengan lokakarya lanjutan dan publikasi karya peserta sebagai bagian dari dokumentasi pesantren.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
KAGAMA Serahkan 26 Huntara untuk Warga Sekumur di Aceh Tamiang
KAGAMA menyerahkan 26 huntara di Desa Sekumur, Aceh Tamiang, 5 Juli 2026 sebagai bagian program pemulihan pa...
PDAM Tirta Mountala Perketat Pengawasan dan Uji Kualitas Air
PDAM Tirta Mountala minta masyarakat jaga aset dan dukung pengujian laboratorium setelah isu tambang ilegal...
CFD Langsa Jadi Panggung UMKM, Ribuan Warga Serbu Lapangan Merdeka
Ribuan warga memadati Car Free Day di Lapangan Merdeka Langsa, yang kini jadi panggung promosi UMKM dan duku...
Langsa Lantik 122 Pejabat, Wupati Tekankan Percepatan Pelayanan
Wali Kota Langsa melantik 122 pejabat pada 4 Juli 2026 untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan percepatan...
Puting Beliung Sergai: 111 Rumah Rusak, Bupati Tinjau
Bupati Serdang Bedagai tinjau korban puting beliung di Sei Bamban; 111 rumah di empat kecamatan dilaporkan r...
Puskesmas Lhoknga Siagakan UGD 24 Jam Antisipasi Libur dan Panen
Puskesmas Lhoknga siagakan UGD 24 jam saat libur akhir pekan dan musim panen durian untuk antisipasi kecelak...