BTV Semesta Berpesta Singgah di Yogyakarta, Digelar 9 Mei di Kridosono
Yogyakarta. BTV Semesta Berpesta 2026 akan menyambangi Yogyakarta pada Sabtu, 9 Mei 2026, di Stadion Kridosono. Festival yang digelar oleh B-Universe ini melanjutkan tur nasional setelah sukses di Bali pada 25 April, menghadirkan panggung musik, komunitas kreatif lokal, kuliner, serta rangkaian kegiatan interaktif sepanjang hari.
Lineup dan panggung utama
Pentas di Kridosono akan menampilkan sejumlah musisi nasional dan komunitas musik lokal. Panitia telah mengonfirmasi penampilan dari beberapa grup dan penyanyi yang menarik perhatian publik.
- Ronny Parulian
- Aftershine
- Traffic Jam
- Pertelon Koplo (musik koplo)
Rangkaian kegiatan sepanjang hari
Selain konser, acara ini dirancang sebagai festival gaya hidup yang memadukan seni, budaya, dan olahraga. Aktivitas dimulai sejak pagi dan berlangsung bergantian hingga malam.
- Zumba dan olahraga ringan
- Asia Pop Playground
- Kompetisi mewarnai
- Bazar kuliner
- Program high school takeover
- Event fashion
Ajakan penonton dan informasi tiket
Salah satu pengisi acara, Ronny Parulian, mengundang masyarakat Yogyakarta untuk hadir dan bernyanyi bersama di acara tersebut.
Hi, Semesta people, saya Ronny Parulian. Mari bernyanyi bersama dan pastikan hadir di Semesta Berpesta Yogyakarta pada Sabtu, 9 Mei 2026 di Stadion Kridosono. Sampai jumpa di sana.
Grup Pertelon Koplo juga mengajak penggemar datang dan menyampaikan informasi promosi tiket.
Jangan lupa, tiket bisa didapatkan seharga Rp 1 melalui situs resmi. Sampai ketemu di acara!
Untuk pembelian tiket, masyarakat dapat mengakses situs resmi festival di https://semestaberpesta.id. Penjualan tiket murah ini menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung muda dan komunitas lokal.
Konteks dan prospek acara
BTV Semesta Berpesta 2026 menekankan kombinasi konser musik dan aktivitas komunitas untuk menciptakan pengalaman festival yang lebih interaktif. Dengan rangkaian kegiatan yang variatif, penyelenggara berharap acara ini dapat menarik berbagai lapisan pengunjung, dari pelajar hingga keluarga.
Setelah Yogyakarta, penyelenggara kemungkinan akan mengevaluasi respons penonton untuk menentukan jadwal lanjutan tur. Jika antusiasme tinggi, konsep festival yang menggabungkan seni, kuliner, dan komunitas berpeluang berkembang ke kota lain.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Korea Selatan Buka Peluang Bebas Visa untuk Turis Indonesia Secara Individual
Korea Selatan pertimbangkan bebas visa individual untuk turis Indonesia jika Jakarta bisa tunjukkan nol over...
Belgrade vs Jakarta: Budaya Kedai Kopi dan Ritme Kota
Perbedaan budaya kedai kopi Belgrade yang santai dan Jakarta yang produktif menggambarkan ritme hidup kedua...
Sejarah dan Cara Merayakan Hari Kelautan Nasional
Hari Kelautan Nasional diperingati tiap 2 Juli untuk mendorong pelestarian laut Indonesia lewat aksi bersih...
2 Juli 2026: Hari Kelautan, Jurnalis Olahraga, dan Hari UFO
2 Juli 2026 diperingati sebagai Hari Kelautan Nasional, Hari Jurnalis Olahraga Sedunia, dan Hari UFO Sedunia...
Jakarta Sambungkan Hotel di Bundaran HI ke MRT lewat Koridor Bawah Tanah
Pemprov DKI rencanakan koridor bawah tanah Hubungkan hotel di Bundaran HI ke MRT untuk kurangi kemacetan dan...
POTEK Dance Fest 2026 Semifinal Bandung: 10 Finalis Unjuk Gigi di Festlink Mall
POTEK Dance Fest 2026 menggelar semifinal di Festlink Mall Bandung dengan 10 finalis dan ribuan penonton yan...