Selebrasi Mbappe Mirip 'Suling Sakti', Warganet Indonesia Heboh
Kylian Mbappe menarik perhatian warganet Indonesia setelah melakukan selebrasi yang disebut mirip Suling Sakti usai membantu Timnas Prancis menang 3-1 atas Senegal dalam laga Grup I Piala Dunia 2026, Rabu dini hari 17 Juni 2026 di New Jersey Stadium.
Detik selebrasi dan hasil laga
Prancis memenangi pertandingan dengan skor 3-1. Gol kedua Les Bleus dicetak Bradley Barcola pada penghujung laga, lalu Mbappe tampil melakukan selebrasi singkat bersama rekan setimnya. Momen itu terekam kamera dan cepat menjadi perbincangan di media sosial.
Reaksi pengguna media sosial
Banyak pengguna daring di Indonesia mengaitkan gerakan Mbappe dengan tayangan televisi yang populer saat sahur. Akun X @infainfooo memberi komentar langsung pada unggahan pemain.
"Selebrasimu terlihat familiar. Di Indonesia, gerakan itu dikenal dengan sebutan Magic Flute atau Suling Sakti,"
Respons serupa mengalir dari pengguna lain yang merasa gerakan itu membangkitkan nostalgia masa kecil menonton TV.
Akun Extra Time Indonesia juga ikut menyoroti kemiripan tersebut dan menyebutkan nama penari yang populer lewat program sahur era 2010-an.
"Mbappe dengan selebrasi Caisar YKS,"
Beberapa akun lain menimpali dengan candaan dan pujian. Salah satu komentar menyimpulkan,
"Mbappe selebrasi ditiru dunia,"
Asal-usul "Suling Sakti" dan YKS
Gerakan yang disebut Suling Sakti dikenal luas setelah ditampilkan dalam program Yuk Kita Sahur (YKS) pada era 2010-an. Aksi penari seperti Caisar menjadi ikon yang mudah dikenali publik, khususnya saat Ramadan.
Karena itu, kemunculan gestur serupa di pertandingan internasional memicu gelombang nostalgia sekaligus humor di kalangan penonton Indonesia.
Implikasi budaya populer
Kejadian ini menggambarkan bagaimana gestur kecil di lapangan bisa melintasi batas geografis berkat penyebaran cepat melalui media sosial. Momen olahraga sederhana pun dapat menautkan kembali memori budaya lokal dengan sorotan global.
Kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe, saat selebrasi usai memenangkan pertandingan melawan Timnas Senegal di New Jersey Stadium, 17 Juni 2026.
Tidak ada keterangan resmi terkait maksud gerakan itu dari pihak pemain atau tim. Meski demikian, reaksi warganet menegaskan kuatnya hubungan antara budaya populer lokal dan momen global dalam olahraga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Jonatan Christie Lolos 32 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026
Jonatan Christie melaju ke 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai menundukkan Matthias Kicklitz 21-15, 21-14...
Menpora Minta Dukungan Publik untuk Atlet di Asian Games 2026
Menpora Erick Thohir minta dukungan publik untuk atlet Indonesia jelang Asian Games 2026 saat mengunjungi ge...
Zverev Melaju ke 16 Besar Cincinnati Setelah Dua Tie-break
Zverev menang 7-6(4), 7-6(8) atas Terence Atmane dan melaju ke 16 besar Cincinnati Open 2026 setelah dua tie...
Jay Herdman Resmi Gabung Bali United
Jay Herdman resmi bergabung dengan Bali United setelah Cavalry FC mengonfirmasi transfer pada 17 Agustus 202...
Manchester City Lepas Tijjani Reijnders ke Al Qadsiah
Manchester City menyetujui transfer Tijjani Reijnders ke Al Qadsiah; negosiasi personal pemain masih berlang...
Rybakina Melaju ke 16 Besar Cincinnati Open setelah Singkirkan Frech
Elena Rybakina melaju ke 16 besar Cincinnati Open 2026 usai menaklukkan Magdalena Frech 6-4, 7-6(2) meski pe...