Sekda Pematangsiantar Kunjungi Korban Longsor di RSUD Djasamen Saragih
Pematangsiantar — Sekretaris Daerah (Sekda) Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang, mewakili Wali Kota Wesly Silalali mengunjungi korban longsor yang dirawat di RSUD dr. Djasamen Saragih pada Jumat, 31 Juli. Kunjungan dilakukan setelah hujan deras pada Kamis malam (30/7) yang memicu longsor dan banjir di beberapa titik, terutama di Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba.
Bantuan yang diberikan
Dalam kunjungan itu, pemerintah kota memberikan bantuan lengkap bagi keluarga terdampak. Bantuan mencakup hunian sementara, sandang, pangan, peralatan dapur, peralatan tidur, biaya pengobatan rumah sakit, serta bantuan biaya pakaian sekolah untuk anak-anak selama masa pemulihan.
"Sesuai arahan dan instruksi Bapak Wali Kota Wesly Silalahi, kami hadir menjenguk dan memberikan bantuan kepada korban longsor yang menyebabkan hilangnya hunian dan penghuninya luka-luka. Kami yang terus selalu aktif mencegah adanya bencana yang serupa, hingga setelah mendapat informasi bencana longsor, kita langsung rujuk korban ke RSUD dr. Djasamen Saragih,"
Kronologi dan dampak
Hujan deras selama beberapa jam pada Kamis malam menyebabkan longsor dan banjir di sejumlah titik kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan ada dua titik longsor di Jalan Pesantren, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba. Evakuasi dilakukan segera, dan korban yang mengalami luka dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan.
Penanganan darurat dan koordinasi
Kepala Pelaksana BPBD, Dedy Idris Harahap, menyampaikan bahwa tim tanggap darurat bersama kecamatan segera turun ke lapangan untuk mengevakuasi warga dan menilai kerusakan. Proses rujukan ke rumah sakit serta pendataan keluarga terdampak juga menjadi prioritas.
Dalam kunjungan di RSUD tampak hadir sejumlah pejabat terkait yang mendampingi Sekda, antara lain Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fidelis Edy Suranta Sembiring; Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Agustina Lasma Bulan Sihombing; Wadir I RSUD Yuliana Sara Erika Kurniawati Silitonga; Wadir III Bagian Keuangan, Perencanaan dan Umum Ari Kalpikaningtyas Umastuti; serta Camat Siantar Martoba Rilan Syakban Pohan.
Prospek pemulihan
Pemkot menyatakan akan terus memantau kondisi keluarga terdampak dan menyiapkan langkah rehabilitasi hunian serta mitigasi agar kejadian serupa dapat diminimalkan. Langkah awal fokus pada perawatan korban, penyediaan tempat tinggal sementara, serta bantuan pemulihan ekonomi rumah tangga.
Warga diimbau untuk tetap waspada pada cuaca ekstrem dan melaporkan kondisi lingkungan berisiko kepada pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...