Teknologi

Sargassum Atlantik Capai Level Ekstrem, Rekor di Karibia dan Teluk

Bagikan:
Tumpukan Sargassum di pantai menunjukkan alga cokelat dalam jumlah besar

Sargassum di Samudra Atlantik mencapai level ekstrem pada 2026, dengan puncak tahunan tercatat pada Juni 2026 dan rekor terparah di Laut Karibia serta Teluk Meksiko. Data satelit menunjukkan lonjakan massa alga cokelat yang dapat menimbulkan dampak ekologis dan sosial di pesisir.

Data dan rekor 2026

Menurut pengamatan pada 29 Juli 2026, total Sargassum di Atlantik menjadi yang kedua tertinggi dalam sejarah pengamatan satelit, hanya kalah dari 2025. Namun, kondisi di beberapa wilayah lebih parah pada 2026.

Di Karibia barat tercatat sekitar 3,6 juta ton, sedangkan Karibia timur mencapai sekitar 9 juta ton. Teluk Meksiko melaporkan sekitar 5 juta ton, hampir dua kali lipat rekor sebelumnya pada 2025.

Dampak ekologis dan risiko di pesisir

Sargassum dalam jumlah sedang menjadi habitat penting bagi penyu, ikan, burung, dan organisme laut lainnya. Namun, ketika menumpuk di pantai, alga ini dapat menjerat dan mengganggu kehidupan laut serta menutupi terumbu karang dan padang lamun.

Selain itu, pembusukan Sargassum di garis pantai melepaskan gas hidrogen sulfida, yang berpotensi menimbulkan bau menyengat dan masalah kesehatan setempat. Para ilmuwan mencatat peningkatan Sargassum sejak 2011.

Estimasi menunjukkan biomassa Sargassum dapat menjadi lebih dari dua kali lipat setiap lima tahun. Faktor yang diduga berkontribusi meliputi pemanasan laut, pasokan nutrisi, dan interaksi dengan organisme lain yang mendukung pertumbuhannya.

Pemantauan satelit dan kesiapsiagaan pesisir

Untuk memantau perkembangan, NASA dan lembaga ilmiah memanfaatkan satelit PACE. Instrumen Ocean Color Instrument (OCI) pada PACE dapat mendeteksi Sargassum berdasarkan karakteristik pantulan cahaya.

Data satelit memungkinkan pemetaan sabuk Sargassum yang membentang dari Afrika Barat hingga Teluk Meksiko. Pemantauan harian membantu pemerintah daerah dan komunitas pesisir bersiap menghadapi tumpukan alga yang terbawa arus menuju pantai.

Apa yang perlu diperhatikan ke depan

Kenaikan massa Sargassum menuntut koordinasi pemantauan dan strategi mitigasi di kawasan pesisir. Informasi satelit yang akurat penting untuk peringatan dini dan perencanaan pembersihan pantai agar dampak ekologis dan ekonomi dapat dikurangi.

Penelitian lanjutan tentang faktor penyebab dan pola penyebaran Sargassum tetap krusial untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait