William Saliba Cedera, Terancam Absen di Piala Dunia 2026
William Saliba, bek tim nasional Prancis dan Arsenal, berpotensi menepi beberapa pekan akibat cedera, sehingga berisiko absen di Piala Dunia 2026 jika pemulihan tidak berjalan sesuai rencana. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) terus memantau kondisi pemain berusia 25 tahun itu secara intensif.
Cedera dan risiko absen
Saliba dilaporkan mengalami masalah pada pergelangan kaki kiri yang sempat memaksa ia menarik diri dari skuad Prancis. Tim medis merekomendasikan istirahat dan perawatan untuk mempercepat pemulihan, namun durasi istirahat belum dipastikan.
Jika proses rehabilitasi memakan waktu lebih lama, peluang Saliba tampil di Piala Dunia 2026 bisa terganggu. Situasi ini membuat slot di lini pertahanan Prancis menjadi lebih kompetitif menjelang seleksi akhir.
Pemantauan FFF dan komentar pelatih
Federasi nasional disebut memantau perkembangan kondisi Saliba secara intens. Pelatih Didier Deschamps menilai Saliba punya kualitas tinggi, tetapi menyoroti kebutuhan peningkatan konsistensi saat membela timnas.
Dia menjalani musim yang bagus. Tetapi ada beberapa hal yang kurang saya sukai.
Dia tidak berada dalam situasi psikologis yang sama seperti di klubnya.
Deschamps mengaitkan perbedaan performa itu dengan waktu bermain yang terbatas bersama timnas, yang berdampak pada kenyamanan mental pemain ketika berseragam Les Bleus.
Peran Saliba di timnas dan catatan internasional
Sejak debut bersama Les Bleus pada 2022, Saliba telah mengumpulkan lebih dari 30 penampilan internasional. Ia menjadi salah satu pilar pertahanan Prancis dalam beberapa tahun terakhir dan berpotensi memainkan peran kunci jika fit saat turnamen besar.
Namun, kondisi cedera saat ini memaksa staf pelatih dan medis untuk mengevaluasi opsi alternatif. Keputusan akhir soal pemulihan dan ketersediaan pemain akan bergantung pada hasil pemeriksaan lanjutan dan respons terhadap perawatan.
Impak dan prospek ke depan
Absennya Saliba akan berdampak pada rencana taktik Prancis menjelang Piala Dunia 2026. Selain itu, situasi ini memberi peluang bagi bek lain untuk menunjukkan kapasitas mereka dalam skema Deschamps.
Federasi dan klub akan terus merilis pembaruan medis. Untuk potensi ketersediaan di turnamen besar, semua pihak kini menunggu perkembangan pemulihan Saliba dalam beberapa pekan ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Haaland Jadi Pemain Termahal FPL 2026/2027
Erling Haaland menjadi pemain termahal FPL 2026/2027 dengan banderol £15,5 juta, mengalahkan rekor sebelumny...
Manchester United Menang 5-0 atas Rosenborg di Pramusim
Manchester United menang telak 5-0 atas Rosenborg di Lerkendal, 24 Juli 2026; Lacey, Zirkzee, Devaney, Amass...
Guardiola Tolak Tawaran Melatih Timnas Italia, Pilih Istirahat
Pep Guardiola menolak tawaran FIGC melatih timnas Italia dan memilih istirahat setelah era di Manchester Cit...
Timnas Soft Tennis Pacu Fisik dan Mental Hadapi Asian Games 2026
Timnas soft tennis Indonesia intensifkan latihan fisik dan mental sebelum Asian Games 2026 di Nagoya setelah...
Pogacar Menang Etape 19, Dekatkan Gelar Tour de France 2026
Tadej Pogacar menang Etape 19 Gap–Alpe d'Huez pada 24 Juli 2026 dan makin mengokohkan posisi puncak klasemen...
PBSI Pantau Talenta Muda di Kapolri Cup 2026, Jalan ke Pelatnas
PBSI memantau talenta muda di Kapolri Cup 2026 (27 Juli–1 Agustus) sebagai jalur poin nasional dan peluang m...