Lion Air Buka Rute Umrah Langsung Kualanamu–Jeddah
DELISERDANG — Lion Air Group membuka kembali rute penerbangan umrah pasca Haji 1447 H/2026 dari Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) langsung ke Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 24 Juni 2026. Penerbangan perdana ditandai dengan acara tepung tawar bagi jamaah di terminal keberangkatan internasional.
Jadwal dan frekuensi penerbangan
Area Manager Lion Air Group, Juli Aspita, menyatakan penerbangan langsung Kualanamu–Jeddah berlangsung tiga kali seminggu, yaitu setiap Selasa, Rabu, dan Sabtu. Rute ini dioperasikan sebagai penerbangan charter, bukan layanan reguler, sehingga seat sudah teralokasi melalui perjanjian.
"Kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan masyarakat dengan memilih terbang umrah bersama Lion Air grup," kata Juli Aspita.
Kerja sama dengan lima whole saler
Penerbangan umrah dari Kualanamu dijalankan bekerja sama langsung dengan lima whole saler (blocker). Kelima travel umrah tersebut adalah:
- PT Safa Nisa Rizky
- PT Darul Umroh Haramain
- PT Asmah Khazanah
- PT Zaman Wisata Islami
- PT Aulia Perkasa Abadi
Direktur Travel Umrah PT Safa Nisa Rizky, mewakili whole saler, Achmad Rizky Barus, menjelaskan kontrak dengan Lion Air grup berlaku satu musim selama 8–9 bulan dan mengatur jadwal tiga kali seminggu. Satu pesawat yang digunakan memiliki kapasitas 443 seat.
Jadi ini penerbangan sudah pasti dan terjadwal karena ini bukan penerbangan reguler tetapi carter,
Dan Alhamdulillah agen-agen yang ada di Sumatera Utara berkomitmen memberikan pelayanan terbaik pada seluruh jamaah dengan menggunakan maskapai Lion Air, karena pesawatnya terbang langsung tanpa transit,
Manfaat bagi jamaah dan bandara
Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah II Medan, Dr Asri Santosa, menyambut positif pembukaan rute ini. Ia menilai rute langsung dari Kualanamu ke Jeddah memangkas waktu perjalanan hingga sekitar dua jam dibandingkan rute sebelumnya yang memerlukan transit di Jakarta.
"Nah, sekarang langsung dari Kualanamu ke Jeddah ini sangat luar biasa karena bisa mempersingkat waktu dua jam penerbangan," ujar Dr Asri Santosa.
Dr Asri juga menekankan perlunya peningkatan pelayanan melalui koordinasi lebih erat antara maskapai dan stakeholder bandara, termasuk Imigrasi dan Bea Cukai, untuk mengatasi lonjakan antusiasme jamaah Sumatera Utara.
Akses bagi agen dan prospek ke depan
Menurut pihak travel, agen-agen umrah di Sumut dan wilayah perbatasan Aceh yang dekat Medan dapat mengambil kuota seat dari kelima whole saler tersebut sesuai perjanjian kontrak. Kontrak ini berlaku hingga sebelum pelaksanaan Haji 1448 H/2027.
Dalam acara pembukaan rute hadir perwakilan stakeholder bandara, antara lain Senior Vice President of Commercial PT Angkasa Pura Aviasi Abednego Azarya Tampubolon dan Kasi P2 BC Kualanamu Arie Irawan, serta perwakilan Imigrasi Kualanamu.
Rute langsung Kualanamu–Jeddah diharapkan memberi kemudahan perjalanan ibadah umrah dan mendorong sinergi antar-pemangku kepentingan untuk meningkatkan pelayanan jamaah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Cinta, Siswi SD Harapan 1 Medan, Raih Puluhan Prestasi Akademik dan Nonakademik
Luvena "Cinta" siswi SD Harapan 1 Medan konsisten raih prestasi akademik dan lomba nasional sejak 2019 hingg...
DPRD Bandung Kunjungi Bapenda Medan, Fokus Optimalisasi PAD
DPRD Kota Bandung berkunjung ke Bapenda Medan pada 19/8 untuk mempelajari strategi optimalisasi PAD, termasu...
Rico Waas: PWPM Harus Profesional dan Beradaptasi Teknologi
Wali Kota Medan Rico Waas mendorong PWPM profesional dan adaptif ke platform digital saat Raker I PWPM Medan...
10.003 Peserta Meriahkan Pawai Alegoris HUT ke-81 di Langsa
Sebanyak 10.003 peserta dari 105 satuan pendidikan meriahkan Pawai Alegoris, Sepeda Hias, dan Becak Hias HUT...
Sumut: Siswi Keracunan MBG, 120 Rumah Rusak, dan Gempa M6.1
Siswi dirawat dugaan keracunan MBG; 120 rumah rusak di Medan Johor; gempa M6.1 guncang perairan Nias Selatan...
BMA Salurkan Rp32,16 Miliar untuk 6.431 Pelaku Usaha di Aceh
BMA menyalurkan Rp32,155 miliar untuk 6.431 pelaku usaha Aceh hingga Agustus 2026; BMA minta lapor polisi bi...