Remaja 15 Tahun Diduga Dicabuli Kerabat di Labusel
KOTAPINANG — Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun, yang identitasnya disamarkan sebagai Bunga, diduga menjadi korban pencabulan oleh seorang kerabat, pada Senin (22/6) di Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel).
Kronologi kejadian
Menurut keterangan saksi dan keluarga, pelaku yang disebut Laknat (bukan nama sebenarnya), 28 tahun, datang ke rumah korban dengan alasan ingin ditemani mencari sepeda motor yang hilang. Tanpa kecurigaan, korban setuju dan mereka berboncengan menggunakan sepeda motor.
Dalam perjalanan, pelaku menghentikan motor dengan alasan menunggu orang yang akan mengambil sepeda motornya. Pada kesempatan itu pelaku diduga melakukan pencabulan terhadap korban. Korban sempat berteriak meminta tolong sehingga pelaku menghentikan aksinya dan kemudian mengantarkan korban pulang ke rumah kakeknya sebelum melarikan diri.
Laporan ke polisi dan pendampingan
Pada Selasa (23/6) siang, kakek korban membawa Bunga ke Unit PPA Satreskrim Polres Labusel untuk membuat laporan pengaduan. Kakek juga meminta pendampingan kepada Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labusel.
KPAD Labusel menyatakan telah mendampingi proses pelaporan dan memberikan bantuan awal kepada korban. Kondisi fisik korban dilaporkan sehat, namun ia masih mengalami trauma atas peristiwa yang dialaminya.
Pernyataan pendamping kasus
“Korban sudah kami dampingi membuat laporan pengaduan ke Unit PPA Satreskrim Polres Labusel. Saat ini korban dalam keadaan sehat, namun masih trauma atas peristiwa yang baru saja dialaminya,”
Demikian pernyataan Ketua KPAD Labusel, Ilham Daulay, kepada wartawan. Ia juga berharap pihak kepolisian menangani kasus ini secara serius dan segera mengamankan pelaku.
“Semoga kasus ini secepatnya terungkap,”
Dampak dan langkah selanjutnya
Pihak KPAD menyampaikan bahwa selain mendampingi proses hukum, mereka juga melakukan upaya pemulihan trauma untuk korban. Kepolisian diharapkan melanjutkan penyelidikan dan menindaklanjuti laporan sesuai prosedur hukum.
Kejadian ini menyoroti pentingnya kewaspadaan keluarga terhadap keselamatan anak dan perlunya respons cepat dari aparat penegak hukum serta lembaga perlindungan anak agar korban mendapatkan keadilan dan pemulihan yang layak.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ribuan Ramaikan Tapanuli Utara Fun Run 2026, Bupati Ikut 7K
Ribuan peserta memeriahkan Tapanuli Utara Fun Run 2026 di Tarutung; Bupati Jonius ikut kategori 7K untuk men...
Telkomsel Luncurkan TEY Season 2, 51 Sekolah di Sumut-Aceh Berpeluang Dapat Beasiswa
Telkomsel gelar TEY Season 2 (25 Sep 2026–31 Mei 2027) dengan 51 sekolah di Sumut-Aceh; tiap sekolah pilih 1...
Perbaikan Jalan di Pakpak Bharat Diapresiasi, Warga Minta Rambu Pengaman
Warga Pakpak Bharat apresiasi pelebaran jalan menuju Subulussalam, namun minta rambu pengaman di tepi jurang...
Wanita Tuna Wicara Bernama Menik Dilaporkan Hilang di Batubara
Menik, wanita tuna wicara berusia 63 tahun, dilaporkan hilang dari rumah di Padang Genting, Batubara sejak 1...
Putra Putri Bonapasogit 2026: Pemenang dan Harapan Bupati Taput
Putra Putri Bonapasogit 2026 di Tarutung menghasilkan enam pemenang; pemerintah berharap mereka menjadi duta...
Samosir Dapat Irigasi 15 km dan 20 Jembatan lewat Sinergi TNI
Samosir mulai bangun irigasi perpipaan 15 km dan rehabilitasi 20 jembatan lewat sinergi Pemkab, TNI, dan Kem...