Polres Padangsidimpuan Bangun Bak Air untuk 1.098 Warga Joring Lombang
Padangsidimpuan — Polres Padangsidimpuan memulai pembangunan bak penampung air di Desa Joring Lombang, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, pada Selasa, 23 Juni 2026. Proyek ini bertujuan memenuhi kebutuhan air minum dan air bersih bagi 1.098 warga setempat. Pembangunan dilakukan sebagai rangkaian bakti sosial menyambut HUT Bhayangkara ke-80.
Peletakan batu pertama dan rangka acara
Peletakan batu pertama dipimpin langsung Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna SH SIK MH. Kepala Desa Joring Lombang Hoirun Hasibuan turut hadir saat acara dimulai. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas temuan dan laporan kebutuhan air bersih di tiga desa di Kecamatan Angkola Julu.
Hadir pula unsur Polres dan pemerintahan kecamatan. Kehadiran mereka menegaskan dukungan institusi terhadap penyediaan fasilitas air bagi masyarakat.
"Semoga dengan adanya penampungan air ini dapat membantu kebutuhan air di desa Joring Lombang, dan tentunya ini menjadi amal Jariyah bagi semua pihak yg berkontribusi dalam pembangunan bak air ini,"
Sumber air dan rincian teknis
Air yang akan didistribusikan berasal dari mata air Bondar Sosopan di Puncak Bukit Angkola. Kapolres menyatakan sumber ini diperkirakan mampu mengcover sekitar 1.000 jiwa. Jarak dari bak penampungan ke pemukiman berada pada kisaran 600–700 meter.
Pembangunan bak beton ditujukan untuk menampung aliran mata air sebelum didistribusikan. Langkah ini diharapkan memperbaiki akses air minum rumah tangga yang selama ini terbatas.
Penanganan konflik pengairan dan solusi teknis
Sebelumnya, pada 18 Juni 2026, Kapolsek Padangsidimpuan Hutaimbaru Iptu Ahmad Edi Sitompul SH turun tangan menyelesaikan persoalan pengairan sawah di Desa Joring Natobang dan Desa Pintu Langit Jae, serta masalah air minum warga Joring Lombang.
Dalam peninjauan ke hulu sumber air, perwakilan tiga desa sempat terlibat adu klaim dan hampir bersitegang. Kapolsek kemudian menelusuri lereng bukit dan menemukan rembesan air yang telah membentuk parit.
Menurut Kapolsek, bila rembesan tersebut disatukan, volume air yang terkumpul akan melebihi kapasitas pipa 3 inci. Solusi teknis itu diterima semua pihak dan menghasilkan kesepakatan musyawarah mufakat.
Pesan dan harapan
Kegiatan ini dikemas sebagai bakti sosial Polres Padangsidimpuan Polda Sumut dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 dengan tema Polri untuk Masyarakat. Pembangunan bak penampung diharapkan tidak hanya menyelesaikan masalah pasokan air, tetapi juga menjadi langkah berkelanjutan untuk menjaga ketentraman antarwarga dan mendukung kehidupan agraris di kecamatan tersebut.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Aceh Minta Pengolahan Blok Andaman Dilakukan di KEK Arun
Prof. Muzakkir minta pengolahan Blok Andaman dilakukan di KEK Arun Lhokseumawe agar manfaat ekonomi dan peng...
Lion Air Buka Rute Umrah Langsung Kualanamu–Jeddah
Lion Air Group membuka rute umrah langsung Kualanamu–Jeddah mulai 24 Juni 2026, tiga kali seminggu, bekerja...
Remaja 15 Tahun Diduga Dicabuli Kerabat di Labusel
Remaja 15 tahun di Labusel diduga dicabuli kerabat saat diajak mencari sepeda motor. Korban sudah membuat la...
Ziarah TMP, Polres Pematangsiantar dan Simalungun Sambut HUT Bhayangkara
Polres Pematangsiantar dan Simalungun ziarah dan tabur bunga di TMP Siantar, Rabu 24 Juni, menyambut HUT Bha...
Polres Aceh Selatan Tangkap Pemuda Simpan Sabu 3,64 Gram
Satresnarkoba Polres Aceh Selatan menangkap AF (20) dan menyita sabu bruto 3,64 gram setelah penggeledahan d...
Polres Pematangsiantar Tahan Tiga Tersangka Penganiayaan JJM
Polres Pematangsiantar menahan tiga tersangka tambahan kasus penganiayaan yang menewaskan JJM pada 28 Mei 20...