Rian/Rahmat Tersingkir di 32 Besar Malaysia Masters 2026
Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat gugur di babak 32 besar Malaysia Masters 2026 setelah kalah dari Takuro Hoki/Yugo Kobayashi 18-21, 18-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa 19 Mei 2026. Pertandingan berlangsung 35 menit dan menyudahi langkah pasangan Indonesia pada turnamen ini.
Kronologi pertandingan
Pertandingan berjalan dua gim dengan kemenangan pasangan Jepang relatif tegas. Pada gim pertama Hoki/Kobayashi membuka laga dengan serangkaian poin yang menentukan, termasuk rentetan sembilan poin beruntun hingga membuat skor menjadi 18-8.
Rian/Rahmat sempat bangkit dengan enam poin beruntun untuk memperkecil defisit, namun tidak cukup mengubah hasil. Pada gim kedua, kedua pasangan saling kejar-mengejar angka hingga 18-18. Hoki/Kobayashi mampu memenangi poin-poin krusial setelah itu dan menutup gim kedua 21-18.
Analisis permainan
Secara teknis, kunci yang menentukan terletak pada penguasaan bola depan dan servis. Rentetan poin awal di gim pertama memberi tekanan besar pada Rian/Rahmat sehingga mengubah ritme pertandingan. Meski demikian, pasangan Indonesia menunjukkan perubahan taktik yang membuat mereka mampu menyamakan tempo di gim kedua sampai pertengahan.
Pernyataan pemain
"Pertama-tama tetap mengucap syukur ya, alhamdulillah bermain dengan lancar dan tanpa cedera. Pertandingan hari ini pasti tidak mudah karena lawan juga pasangan yang sangat baik, sudah lama juga berpartneran,"
Rian menambahkan soal aspek teknis yang menentukan.
"Jadi tadi sebenarnya memang kuncinya harus pegang di bola depan, servis dan pembukaannya. Juga tidak boleh gampang mati sendiri,"
"Kami sudah mencoba sebaik mungkin tadi. Selain harus siap dengan pola, kami harus cepat beradaptasi dengan kondisi lapangan, angin dan shuttlecock. Sayang memang hasilnya kurang memuaskan,"
Rahmat menegaskan bahwa kekalahan ini bukan akhir dari rencana persiapan mereka.
Respons dan langkah ke depan
Meski kecewa, Rian/Rahmat menyatakan siap memperbaiki hasil dan belajar dari pertandingan ini. Mereka menegaskan akan kembali berusaha di turnamen berikutnya, yaitu Indonesia Open 2026, dengan target memperbaiki performa.
Kekalahan di Kuala Lumpur memberi catatan teknis terkait penguasaan bola depan dan adaptasi kondisi lapangan yang harus diperbaiki. Pasangan ini kini akan fokus pada evaluasi sebelum menghadapi jadwal tingkat tinggi selanjutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...
Meydiana Reinnamah Jadi Flag Bearer dengan Prada Bali
Meydiana Reinnamah jadi pembawa bendera Indonesia di Closing Asian Games 2026, mengenakan kebaya Prada Bali...