Pemkab Simalungun Resmikan Dua TK Negeri Pembina
SIMALUNGUN — Pemerintah Kabupaten Simalungun meresmikan dua unit TK Negeri Pembina di Kecamatan Dolok Panribuan dan Tanah Jawa, Selasa (28/7). Peresmian bertujuan memperluas akses PAUD berkualitas sekaligus mendukung pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun.
Peresmian dan rangkaian acara
Peresmian di Dolok Panribuan diawali dengan pemotongan pita oleh Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, Darmawati Anton Achmad Saragih (AAS). Kegiatan itu juga ditandai dengan penanaman pohon di lingkungan sekolah sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan dan pendidikan karakter anak sejak dini.
Rombongan Bunda PAUD datang bersama Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora (MAS), dan pengurus lainnya. Mereka meninjau kesiapan sarana prasarana, berinteraksi dengan anak-anak, guru, serta orang tua siswa.
Pesan dari pemerintah daerah dan tokoh setempat
Camat Dolok Panribuan, Nopen Sijabat, menyampaikan apresiasi atas pendirian TK tersebut. Ia berharap kehadiran Bunda PAUD dapat terus memberi dorongan, pembinaan, dan motivasi bagi satuan PAUD untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.
Darmawati menegaskan bahwa pembangunan TK Negeri Pembina merupakan bukti komitmen Pemkab Simalungun dalam memperluas layanan pendidikan anak usia dini yang merata dan terjangkau.
"Atas nama Bunda PAUD Kabupaten Simalungun, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas hadirnya TK Negeri Pembina ini sebagai wujud komitmen Pemkab Simalungun dalam memperluas akses layanan PAUD yang berkualitas, merata, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat,"
Fokus pada Program Wajib Belajar 13 Tahun
Darmawati menjelaskan bahwa peresmian ini tidak sekadar menandai bangunan baru. Ia menekankan pentingnya memastikan pelaksanaan Program Wajib Belajar 13 Tahun dimulai dari satu tahun pendidikan prasekolah berjalan maksimal.
Menurutnya, langkah ini bertujuan membangun fondasi pendidikan yang kuat, membentuk karakter, melatih kemampuan bersosialisasi, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak sebelum masuk pendidikan dasar.
"Peran keluarga di rumah pun ditekankan sangat penting untuk menyukseskan tumbuh kembang anak melalui kerja sama yang erat antara rumah, sekolah, dan masyarakat,"
Harapan dan dukungan bersama
Bunda PAUD berharap sekolah baru ini menjadi lingkungan yang ramah anak, aman, nyaman, bersih, dan menyenangkan. Ia meminta pengelolaan didukung oleh pendidik profesional yang mampu menggali potensi setiap anak.
Kegiatan serupa juga dilakukan di TK Negeri Pembina Kecamatan Tanah Jawa, di mana rombongan meninjau fasilitas dan berdialog dengan guru serta orang tua. Turut hadir perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten, unsur Forkopimca, kepala sekolah, tokoh masyarakat, serta orang tua siswa.
Dengan hadirnya kedua TK Negeri Pembina ini, Pemkab Simalungun berharap tercipta pusat layanan PAUD yang unggul dan berkualitas demi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...