Residivis Curanmor Ditembak Polisi di Medan Saat Pengembangan
MEDAN — Tim Unit Reskrim Polsek Medan Kota melakukan tindakan tegas dan terukur berupa penembakan terhadap seorang residivis pencurian kendaraan bermotor pada Minggu (13/9). Peristiwa terjadi saat pengembangan kasus karena pelaku melawan petugas sehingga mengabaikan tembakan peringatan.
Penangkapan dan tindakan tegas
Pelaku yang ditembak diketahui bernama Andre Maulana Lubis alias Botak (41), warga Jalan Garu III, Gang Makmur, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas. Andre dilumpuhkan setelah melawan saat petugas melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti.
"Pelaku Andre Maulana ini melawan dan tidak mengindahkan tembakan peringatan ketika lakukan pengembangan untuk mencari barang bukti," ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan.
Rekan tersangka ikut diamankan
Selain Andre, polisi juga mengamankan rekannya yang pernah beraksi bersama, Hermadan Suci alias Uci (42). Hermadan merupakan warga Jalan Karya Ujung, Kecamatan Medan Barat. Kedua tersangka kini berada dalam penahanan unit Reskrim Polsek Medan Kota.
"Selain itu personel juga mengamankan pelaku lainnya, yang pernah beraksi bersama Andre Maulana alias Botak, yakni Hermadan Suci alias Uci (42), warga Jalan Karya Ujung, Kecamatan Medan Barat," tambah Poltak.
Kronologi kejadian
Kasus ini berawal ketika korban, Eppi Br Siregar (57) dan Arif Martua Siregar (34), mendatangi tempat terapi bernama Happy Dream di Jalan Brigjen Katamso, Kampung Baru. Korban memarkir sepeda motor dengan stang terkunci, lalu masuk ke lokasi terapi.
Sekitar 10 menit kemudian, korban mendengar teriakan "maling" dan melihat sepeda motornya telah bergeser sejauh sekitar 10 meter. Korban langsung melapor ke Mapolsek Medan Kota.
Respons polisi
Personel Unit Reskrim yang sedang patroli menerima laporan dan segera melakukan pengejaran. Tim berhasil menangkap Andre Maulana saat proses pengembangan berlangsung. Dari pemeriksaan awal, tersangka mengaku sebagai residivis yang pernah melakukan aksi serupa bersama rekannya.
"Berdasarkan pemeriksaan pelaku mengaku berstatus sebagai residivis telah melakukan curanmor di wilayah hukum Polsek Medan Kota bersama rekannya Hermadan Suci alias Uci," pungkas Poltak.
Kasus ini masih dalam penyelidikan lanjutan untuk mengumpulkan bukti tambahan dan menentukan pasal yang akan dikenakan. Proses hukum terhadap kedua tersangka terus dilanjutkan sesuai prosedur.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Ingin Jaya Juara Fahmil Quran Putra MTQ Aceh Besar 2026
Kafilah Kecamatan Ingin Jaya juarai Fahmil Quran Putra MTQ XXXV Aceh Besar 2026 dengan nilai 1.175, diumumka...
Labuhanbatu Tetapkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah
Pemkab Labuhanbatu mengeluarkan Perbup No.26/2026 yang mewajibkan 1 tahun pendidikan prasekolah untuk anak u...
Sat Lantas Polres Labuhanbatu Gelar Dikmas untuk Dukung Operasi Patuh Toba
Sat Lantas Polres Labuhanbatu gelar Dikmas bagi pelajar di Rantauprapat sebagai dukungan Operasi Patuh Toba...
Kapolres Dairi Turun Bagikan Helm pada Operasi Patuh Toba 2026
Kapolres Dairi turun langsung mengatur lalu lintas dan membagikan helm di Simpang Empat Sidikalang dalam Ope...
Polres Sibolga Gelar Apel Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Polres Sibolga menggelar apel kesiapsiagaan pada 29 Oktober untuk memastikan personel dan sarana siap tangan...
Gema Kreasi Gelar Seminar Cegah Diabetes Sejak Dini di MAN 3 Medan
Gema Kreasi menggelar seminar 'Cegah Diabetes Sejak Dini' di MAN 3 Medan untuk edukasi kesehatan dan membuka...