Lokal

Ngopi Kebangsaan Aceh: Dorong Akselerasi Rekonstruksi Pascabencana

Bagikan:
Forum Ngopi Kebangsaan IKAL-Lemhannas Aceh membahas rekonstruksi pascabencana di Banda Aceh

BANDA ACEH — Dewan Pengurus Daerah Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (DPD IKAL-Lemhannas) Aceh menggelar Ngopi Kebangsaan di Warkop dKupi Aceh 2, Jalan AMD Batoh, Banda Aceh, Sabtu (12/9). Forum ini mengangkat tema "Akselerasi Rekonstruksi Aceh Pasca Bencana Hidrometeorologi Guna Memperkokoh Ketahanan Nasional" dan mempertemukan pemerintah daerah, aparat keamanan, satgas rehab rekon, BUMN/BUMD, akademisi, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha.

Peserta dan tujuan forum

Acara itu dihadiri perwakilan Pemerintah Aceh, Polda Aceh, Kodam Iskandar Muda, Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), BUMN, BUMD, akademisi, ulama, tokoh masyarakat, alumni Lemhannas berbagai angkatan, dan insan media. Tujuan utama adalah memadukan langkah lintas sektor untuk mempercepat pemulihan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat terdampak.

  • Pemerintah Aceh (Plt Sekda Aceh)
  • Polda Aceh
  • Kodam Iskandar Muda
  • Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR)
  • BUMN dan BUMD
  • Akademisi, ulama, tokoh masyarakat, dunia usaha, dan media

Penguatan sinergi lintas sektor

Ketua DPD IKAL-Lemhannas Aceh, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, menyatakan bahwa Ngopi Kebangsaan sudah menjadi tradisi sejak 2019. Selain merajut silaturahmi, forum ini dimaksudkan melahirkan gagasan konkret untuk daerah dan negara.

"Kegiatan ini akan kembali kita laksanakan secara rutin. Selain mempererat silaturahmi, forum ini menjadi wadah melahirkan ide dan gagasan konkret yang akan direkomendasikan bagi daerah, bangsa, negara," ujar Syahrizal.

Plt Sekretaris Daerah Aceh, Taufik ST MT, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memacu tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi. Ia menyebutkan upaya itu mendapat dukungan penuh dari jajaran Polri untuk percepatan pelaksanaan program.

Peran TNI-Polri dan Satgas PRR

Kapolda Aceh, Irjen Pol Ruddi Setiawan, menyambut baik inisiatif IKAL-Lemhannas Aceh karena membuka ruang dialog lintas sektor. Ia menekankan pentingnya kekompakan untuk mempercepat pemulihan fisik dan sosial.

"Jajaran Polda Aceh siap memperkuat sinergitas demi mempercepat pemulihan fisik maupun sosial masyarakat," tegas Ruddi Setiawan.

Kepala Staf Kodam Iskandar Muda, Brigjen TNI Dwi Sasongko, menyatakan TNI terus berkoordinasi mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya jembatan penghubung di berbagai wilayah. Ia menyoroti bahwa Aceh saat ini menjadi daerah dengan jumlah pembangunan jembatan pascabencana terbanyak.

Perwakilan Satgas PRR mengingatkan pentingnya kolaborasi tanpa kompromi agar proses pemulihan berjalan efektif. Ketua Tim Satgas PRR Aceh, Dr. Drs. Imran MSi, meminta semua pihak menghentikan narasi saling menyalahkan dan menempatkan pemulihan sebagai kepentingan bersama.

"Pemulihan pascabencana dan penyelesaian rehab rekon di Aceh harus dilaksanakan secara sinergis. Fokus kita semata-mata pemulihan masyarakat terdampak," tegas Imran.

Agenda berkelanjutan dan harapan

Sekretaris Jenderal DPD IKAL-Lemhannas Aceh, Dr. Yusri Kasim, menyatakan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Pemilik dKupi Aceh, Dedi Sumardi, berharap forum dilaksanakan rutin dan terencana karena alumni Lemhannas memiliki tanggung jawab moral terhadap pembangunan bangsa.

Dengan pertemuan ini, para pihak berharap percepatan rekonstruksi berjalan lebih terkoordinasi. Ke depan, rekomendasi dari Ngopi Kebangsaan diharapkan menjadi rujukan bagi kebijakan daerah dan implementasi program pemulihan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait