Politik

Nila Yani Gelar Reses di Gresik: Janji Bantu Lift Klinik dan Rombong UMKM

Bagikan:
Nila Yani saat reses di Bungah Gresik menyerap aspirasi warga

Gresik — Anggota DPR RI/MPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, menggelar reses pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di kediaman Anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Dusun Pereng Kulon, Desa Melirang, Kecamatan Bungah. Kegiatan dihadiri ratusan warga yang menyampaikan aspirasi mengenai fasilitas kesehatan, pemberdayaan UMKM, dan kebijakan tenaga kerja.

Aspirasi utama: lift untuk Klinik Pratama Muslimat NU

Salah satu permintaan penting datang dari Maria Ulfa, perwakilan Muslimat NU Kecamatan Bungah. Ia meminta pemasangan lift untuk menunjang pelayanan di Klinik Pratama Muslimat NU Bungah agar akses bagi pasien lansia dan penyandang disabilitas lebih mudah.

Mendengar hal itu, Nila menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi bantuan melalui timnya. Ia berjanji menindaklanjuti permintaan tersebut meski akan segera berangkat umrah.

"Setelah kegiatan reses ini saya akan berangkat umrah. Namun tim saya akan segera menindaklanjuti bantuan lift untuk Klinik Pratama Muslimat NU Bungah. Setelah saya kembali, nanti kita resmikan bersama,"

Dukungan untuk pelaku UMKM: rombong bagi pensiunan

Selain masalah fasilitas kesehatan, aspirasi datang dari Mujiono, pensiunan sopir, yang mengharapkan bantuan rombong untuk memulai usaha kecil. Permintaan itu ditanggapi positif oleh Nila sebagai bagian dari program pemberdayaan UMKM yang terus diperjuangkannya.

Menurut Nila, pemberian rombong gratis dan pelatihan merupakan strategi untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro agar dapat naik kelas. Program tersebut disebutnya telah berjalan dan mendapat pengakuan publik.

Program dan pengakuan

  • Program rombong gratis dan pelatihan UMKM disebut Rombong-An Mbak Nila.
  • Nila menerima penghargaan pada Radar Surabaya Awards 2026 atas peran pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Isu kebijakan nasional yang dikawal

Nila juga memaparkan sejumlah isu yang sedang dikawal di tingkat pusat. Di antaranya adalah pembahasan RUU Pariwisata, upaya agar kawasan industri memprioritaskan tenaga kerja lokal, serta kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi UMKM.

Ia menekankan bahwa reses berfungsi sebagai wadah menyerap aspirasi rakyat yang kemudian diperjuangkan agar menjadi kebijakan nyata dan bermanfaat bagi warga Gresik dan Lamongan.

Dengan janji tindak lanjut untuk permintaan lift dan dukungan lanjutan bagi pelaku UMKM, reses ini menjadi langkah konkret penghubung antara masyarakat lokal dan perumusan kebijakan di pusat.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait