PWI Langsa Tutup Pelatihan dengan Matrikulasi UKW di Bukit Lawang
LANGSA — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Langsa menutup rangkaian Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kewartawanan pada Minggu, 26 Juli, di kawasan wisata Bukit Lawang. Materi penutup berupa matrikulasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) disampaikan langsung oleh Ketua PWI Kota Langsa, Putra Zulfirman.
UKW sebagai penutup dan tolok ukur profesionalisme
Putra, pemegang sertifikat UKW jenjang utama, memaparkan kisi-kisi UKW dan menekankan dua aspek penting yang harus dikuasai wartawan: regulasi dan kesiapan mental. Ia menyebutkan regulasi seperti KEJ, PPRA, dan UU Pers sebagai rujukan wajib.
“Seorang wartawan harus siap dalam dua hal. Pemahaman terhadap regulasi jurnalistik seperti KEJ, PPRA, UU Pers. Dan yang tak kalah penting, kesiapan mental,”
Menurut Putra, UKW bukan sekadar ujian, melainkan cermin profesionalisme. Saat ini PWI Kota Langsa memiliki sembilan anggota berkompetensi jenjang muda dan empat orang jenjang madya. Targetnya, jenjang muda naik ke madya dan madya bersiap ke utama.
Kebersamaan di luar kelas: masak, karaoke, dan tantangan alam
Selain materi formal, peserta juga memperkuat solidaritas melalui kegiatan kebersamaan. Mereka menggelar aktivitas memasak bersama di gazebo penginapan, menyalakan tungku, memanggang ikan dan ayam, serta memasak mi instan sebagai hidangan sederhana.
- Memasak bersama di gazebo
- Hiburan karaoke malam hari
- Pengalaman arung jeram di Sungai Bahorok sebagai tantangan lapangan
Kemeriahan berlanjut malam harinya, ketika para peserta melepas penat dengan kopi dan hiburan karaoke. Lagu pop, dangdut, hingga lagu daerah dinyanyikan secara estafet, mempererat keakraban antarpeserta.
“Wartawan tidak hanya dituntut cerdas menulis dan paham regulasi. Tapi juga harus solid, saling mendukung. Masak bareng ini cara sederhana kami merawat kekeluargaan,”
ucap Munawar, Wakil Ketua PWI Kota Langsa dan pemegang sertifikat UKW jenjang madya. Ia menambahkan bahwa solidaritas penting di tengah tantangan profesi jurnalistik.
Penutupan dan tindak lanjut
Pelatihan berlangsung selama tiga hari, 24–26 Juli 2026, di Bukit Lawang. Pada Minggu siang sekitar pukul 12.00 WIB, dua minibus mengantar pengurus dan peserta kembali ke Kota Langsa. Mereka pulang membawa ilmu baru, semangat, serta kenangan kebersamaan dan tantangan alam.
Dengan selesainya matrikulasi UKW, PWI Kota Langsa menutup rangkaian pelatihan dan mempersiapkan anggota untuk meningkatkan kompetensi serta menghasilkan karya jurnalistik yang lebih profesional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemkab Samosir Hentikan Operasional 4 Usaha Tak Miliki PBG
Pemkab Samosir menghentikan sementara operasional empat usaha di Pangururan karena belum memiliki Persetujua...
Skandal LIMS Polri Ungkap Celah Hukum Penyadapan yang Belum Diatur
Skandal LIMS Polri membuka celah hukum penyadapan; undang‑undang khusus belum ada meski MK mengingatkan seja...
Banding atas Vonis 1 Tahun untuk Ayah-Anak dalam Kasus PT Universal Gloves
Kuasa hukum ajukan banding atas vonis 1 tahun untuk ayah dan anak dalam perkara PT Universal Gloves setelah...
NasDem Samosir Gelar Aksi Bersih Waterfront City dalam HUT ke-15
DPD NasDem Samosir menggelar aksi bersih-bersih di Waterfront City Pangururan pada 5 November 2026 sebagai b...
Tekanan Teman Dorong Remaja Coba Narkoba, Akademisi Ingatkan Waspada
Akademisi STIK-P Medan peringatkan tekanan pertemanan dan pengaruh media sosial bisa mendorong remaja mencob...
BNN Sumut Bawa Program Ananda Bersinar ke SMA Negeri 5 Medan
BNN Sumut menggelar Ananda Bersinar di SMA Negeri 5 Medan (6/11) untuk edukasi antinarkoba dan membentuk age...