PTGN Salurkan Gas untuk Komisioning Pabrik Kelapa Sawit GISMR
PT Pertagas Niaga (PTGN) menyalurkan gas bumi untuk mendukung tahap uji coba atau komisioning pabrik kelapa sawit Guthrie International Sei Mangkei Refinery (GISMR) di KEK Sei Mangkei, Sumatra Utara. Penyaluran dilaporkan pada Kamis, 18 Juni 2026, dengan tujuan memastikan kesiapan peralatan utilitas sebelum operasi komersial penuh pada Juni 2026 melalui pembangunan pipa interkoneksi dari jaringan eksisting.
Rincian pasokan dan jadwal komisioning
Pasokan gas untuk pengujian boiler pabrik GISMR dilakukan secara bertahap. Volume komisioning yang disuplai berkisar antara 209 hingga 1.330 MMBTU per hari. Langkah ini ditujukan untuk memastikan seluruh peralatan utilitas berfungsi baik sebelum kilang beroperasi secara penuh.
| Proyek | Volume Pasokan | Tujuan |
|---|---|---|
| GISMR (komisioning) | 209–1.330 MMBTU per hari | Pengujian boiler dan utilitas sebelum operasi penuh |
| PT Evyap Sabun Indonesia (sebelumnya) | 3.800 MMBTU per hari | Pasokan untuk produsen oleochemical |
Infrastruktur dan komitmen Pertagas
PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai penyedia infrastruktur membangun pipa interkoneksi tambahan menuju wilayah operasional kilang baru. Pekerjaan ini dimaksudkan untuk menjamin keamanan dan kontinuitas pasokan gas dari jaringan pipa eksisting ke lokasi pabrik.
“Kehadiran gas bumi tidak hanya mendukung kebutuhan energi pelanggan secara andal, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan industri di kawasan. Melalui sinergi antara Pertagas dan PTGN, kami terus menghadirkan solusi energi yang terintegrasi guna mendukung pengembangan industri hilir yang lebih efisien, kompetitif, dan berkelanjutan,”
Peran PT Pertagas Niaga dan dampak ekonomi
PT Pertagas Niaga bertanggung jawab mengelola hubungan komersial dan memastikan kelancaran penyaluran gas ke konsumen industri. Perusahaan ini sebelumnya telah menyalurkan gas ke produsen oleochemical, PT Evyap Sabun Indonesia, dengan volume mencapai 3.800 MMBTU per hari.
“PT Pertagas Niaga berkomitmen menghadirkan pasokan gas bumi yang andal untuk mendukung kebutuhan energi industri. Kami berharap pemanfaatan gas bumi ini dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional perusahaan, sekaligus memperkuat pengembangan kawasan industri strategis seperti KEK Sei Mangkei,”
Sinergi infrastruktur dan komersial antara Pertagas dan PTGN diharapkan meningkatkan daya tarik investasi di Sumatra Utara. Pemanfaatan gas bumi dinilai memberi kontribusi positif pada efisiensi industri hilir serta pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.
Berita Terkait
MUAT Cargo Pertahankan Tarif Kompetitif di Tengah Gejolak Ekonomi Global
MUAT Cargo mempertahankan tarif pengiriman kompetitif di tengah gejolak ekonomi global dengan strategi efisi...
Madu Imago Dilirik Lulu Hypermarket, Potensi Ekspor Rp1,6 Miliar
Madu PT Imago Honey ditawar untuk pasok ke Lulu Hypermarket Arab Saudi senilai USD94.500 (sekitar Rp1,6 mili...
IHSG Turun 1,06% pada Jeda Sesi I, Pelaku Pasar Tunggu Keputusan BI
IHSG turun 1,06% pada jeda sesi I 18 Juni 2026 ke level 6.154,92; pasar menunggu keputusan BI dan respons pa...
Komisi V Setujui Pagu Indikatif Kementerian PU 2027 Rp98,47 Triliun
Komisi V DPR setujui pagu indikatif Kementerian PU 2027 sebesar Rp98,47 triliun untuk program infrastruktur...
IHSG Turun 0,91% di Pembukaan, Arah Suku Bunga BI Jadi Sentimen
IHSG dibuka turun 0,91% ke 6.191 pada 18 Juni 2026. Pasar menanti hasil rapat BI dan prospek suku bunga yang...
Rupiah Melemah Jelang Pengumuman BI Rate, Dibuka Rp17.857/USD
Rupiah melemah 0,53% ke Rp17.857/USD pada pembukaan 18 Juni 2026, terdorong dolar AS yang menguat dan menung...