PT TVS Raih GreenCo Platinum, Pabrik Masuk Kelas Dunia
Karawang, 19 Juni 2026 — PT TVS Motor Company Indonesia meraih Platinum Rating dari GreenCo lite Certification yang dikeluarkan oleh Confederation of Indian Industry (CII) melalui Sohrabji Godrej Green Business Centre. Penghargaan ini diberikan setelah evaluasi ketat terhadap praktik manufaktur ramah lingkungan perusahaan, termasuk efisiensi energi, pengelolaan emisi, dan strategi sirkular ekonomi.
Penilaian CII dan kriteria utama
Proses sertifikasi menilai kinerja pabrik PT TVS pada berbagai aspek lingkungan dan keberlanjutan. Hasilnya menempatkan fasilitas perusahaan setara dengan praktik terbaik dunia dalam produksi industri otomotif.
- Efisiensi energi dan optimasi konsumsi listrik di lini produksi.
- Pengelolaan emisi gas rumah kaca (GRK) dan langkah dekarbonisasi.
- Konservasi air hingga capaian Water Positive.
- Manajemen limbah berbasis Zero Waste to Landfill.
- Product Stewardship dan analisis siklus hidup produk (LCA).
Upaya operasional dan teknologi
Manajemen PT TVS menyatakan transformasi proses produksi melibatkan integrasi teknologi ramah lingkungan dan praktik operasional yang lebih efisien. Penerapan ini mencakup pengoptimalan penggunaan energi serta pengurangan jejak lingkungan setiap unit kendaraan yang diproduksi di pabrik.
"Sertifikasi GreenCo Platinum ini adalah validasi atas kerja keras seluruh tim manufaktur kami dalam mentransformasi proses produksi menjadi lebih cerdas dan hijau," ujar Ashok Sekar, Head of Manufacturing PT TVS.
Menurut keterangan perusahaan, pencapaian ini menunjukkan bahwa efisiensi manufaktur skala besar dapat berjalan beriringan dengan kelestarian lingkungan tanpa saling mengorbankan.
Komitmen jangka panjang
PT TVS menegaskan penghargaan tersebut bukan tujuan akhir, melainkan standar baru bagi strategi keberlanjutan korporat. Perusahaan menargetkan perluasan inisiatif energi terbarukan dan pendalaman analisis LCA untuk setiap produk.
"Meraih peringkat Platinum dari GreenCo bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan sebuah tolok ukur baru bagi strategi keberlanjutan korporat kami," kata Luthfi Amrullah, Head of Sustainability PT TVS.
Luthfi juga menekankan pentingnya dekarbonisasi rantai pasok dan pengelolaan air yang ketat sebagai fokus lanjutan.
Dampak bagi industri dan prospek
Pencapaian ini dapat mendorong standar lingkungan yang lebih tinggi di sektor otomotif roda dua Indonesia. Dengan pengakuan internasional, PT TVS diharapkan menjadi contoh adopsi prinsip ekonomi sirkular dan praktik produksi rendah karbon bagi pelaku industri lainnya.
Ke depan, perusahaan berencana mempertahankan sertifikasi melalui peningkatan penggunaan energi terbarukan dan penguatan pengukuran dampak lingkungan pada setiap tahap siklus produk.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Vario Evo 160 Curi Perhatian di AHDC Purwokerto, Decksa Tercepat
Decksa Almer jadi tercepat di kelas baru Vario Evo 160 cc pada AHDC Purwokerto dengan catatan 1:01.930 pada...
Vario Evo 160 Jadi Sorotan di AHDC Purwokerto, Decksa Tercepat
Decksa Almer Alfarezel menang di kelas baru Vario Evo 160 cc Standar Pemula pada AHDC Purwokerto 16 Agustus...
Honda Daya Jayadi Siap Tampil di AHDC 2026 Purwokerto
Honda Daya Jayadi Racing Team akan berlaga di AHDC 2026 Purwokerto pada 14–15 Agustus, menurunkan Agam Abdil...
Recaro Juara EMMA Asia 2025 Perkuat Posisi di Bandung
Recaro Audio Specialist raih 2nd dan 3rd Champion di EMMA Asian Finals 2025, mengokohkan posisi sebagai spes...
Suzuki Serahkan 26 XL7 ke Konsumen, Wakili Ratusan Pesanan
Suzuki menyerahkan 26 unit XL7 kepada konsumen pertama pada 15 Agustus 2026, diikuti lebih dari 1.300 pemesa...
Jelang AHDC 2026 Purwokerto, Ramadhipa Beri Inspirasi di SMK Muhammadiyah 3
Menjelang AHDC 2026, pembalap Muhammad Kiandra Ramadhipa mengunjungi SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto memberi m...