PRSU 2026 'Harmoni Emas' Digelar 3 Juli–2 Agustus di Medan
Medan — Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU 2026) kembali digelar sebagai pameran budaya dan ekonomi kreatif terbesar di Sumatera Utara. Kegiatan itu akan berlangsung selama 31 hari, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026, di kawasan PRSU Jalan Jenderal Gatot Subroto Km 5 Medan dengan target lebih dari 300.000 pengunjung.
Tema, tujuan, dan target pengunjung
Penyelenggaraan memasuki usia ke-50 tahun dengan tema Harmoni Emas dan semangat "Kolaborasi Tradisi, Bangkitkan Inspirasi". Panitia menilai momentum emas ini penting untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, menegaskan pentingnya peran PRSU bagi kelestarian budaya dan pengembangan kreasi generasi muda.
"PRSU merupakan agenda strategis yang memiliki peran penting dan perlu dilaksanakan secara rutin untuk menjaga keberlangsungan warisan budaya serta mendorong peningkatan kreativitas generasi muda Sumatera Utara sejalan dengan perkembangan zaman,"
Ia menambahkan bahwa keragaman budaya dan etnis adalah aset yang harus terus dijaga dan diwariskan.
Inovasi dan program unggulan
Untuk meningkatkan pengalaman pengunjung, panitia memperkenalkan sejumlah inovasi. Program unggulan adalah Collect Stamp PRSU 2026, mekanisme pengumpulan stempel di berbagai paviliun yang dapat ditukar dengan merchandise resmi.
Program ini dirancang untuk meningkatkan interaksi pengunjung dan pemerataan kunjungan ke seluruh area pameran.
- Collect Stamp PRSU 2026 (tukar merchandise resmi)
- Kompetisi grup tari, festival band, dan social media challenge
- Area tematik mingguan dengan aktivasi budaya dan kreativitas
Panitia berharap kompetisi dan aktivitas ini menjadi ruang ekspresi sekaligus memperkuat posisi PRSU sebagai panggung kebanggaan warga Sumatera Utara.
Hiburan, maskot, dan layanan publik
Rangkaian hiburan menampilkan artis lokal dan nasional yang dikurasi untuk menjamin kualitas pertunjukan. Malam pembukaan akan dimeriahkan dengan pertunjukan Drone LED Show sebagai simbol inovasi penyelenggaraan di usia emas PRSU.
Sebagai ikon baru, panitia memperkenalkan Panggung Landmark PRSU sebagai pusat aktivitas interaktif dan area visual utama pengunjung. Selain itu, tersedia layanan publik dari berbagai instansi untuk memudahkan akses pelayanan pemerintahan di lokasi pameran.
Momentum 50 tahun juga ditandai dengan peluncuran maskot resmi berupa Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis), yang dipilih sebagai simbol kebanggaan daerah dan pengingat pentingnya menjaga biodiversitas.
"Melalui PRSU 2026, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat rasa bangga terhadap budaya daerah serta mendorong lahirnya kolaborasi baru di sektor ekonomi kreatif,"
Penutup: harapan dan informasi lanjut
Dengan berbagai program, inovasi, dan kolaborasi, panitia berharap PRSU 2026 semakin memperkuat peran sebagai ruang promosi budaya, ekonomi kreatif, dan potensi daerah yang relevan dengan generasi masa kini. Informasi jadwal acara, penjualan tiket, daftar tenant, dan pengumuman kegiatan akan dipublikasikan berkala melalui kanal resmi PRSU 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Petstival Kemerdekaan 2026 Medan: Pameran dan Lomba Hewan Peliharaan
YA.TEAM menggelar Petstival Kemerdekaan 2026 di Medan, 15-17 Agustus, dengan pameran, lomba hewan, edukasi,...
Ahli Sebut Audit Tak Standar pada Sidang Korupsi Inalum
Dua ahli dari penasihat hukum menilai penahanan Dante dan laporan audit kasus penjualan aluminium Inalum bel...
CCTV Rekam 100 Geng Motor Serang Rumah di Medan Labuhan
CCTV merekam ratusan geng motor menyerang rumah warga di Pekan Labuhan, Medan Labuhan; pemilik melapor ke Po...
Polda Sumut Tangkap 4 Pengedar 'Vape Getar', Sita Ratusan Liquid
Polda Sumut menangkap empat pengedar 'Vape Getar' di Medan dan menyita ratusan liquid diduga mengandung etom...
Pemprov Sumut Perketat Pengawasan akibat Kelangkaan Semen
Pemprov Sumut memperketat pengawasan distribusi semen setelah laporan kelangkaan dan kenaikan harga; koordin...
HMI: Program MBG di Labuhanbatu Carut-marut, SPPG Banyak Tak Beroperasi
HMI Labuhanbatu Raya menilai program MBG carut-marut: SPPG banyak belum beroperasi, data penerima tak akurat...