Kemenhub Targetkan Tol Prambanan-Purwomartani Operasi Lebaran 2027
Kementerian Perhubungan menargetkan Jalan Tol Prambanan-Purwomartani sudah beroperasi pada Lebaran 2027 untuk mereduksi kepadatan di koridor Solo–Yogyakarta. Peninjauan kesiapan konstruksi dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama PT Jasa Marga pada Jumat, 3 Juli 2026.
Peninjauan dan tujuan pengoperasian
Pemeriksaan lapangan dilakukan sebagai bagian persiapan menghadapi arus mudik dan balik tahun depan. Pemerintah ingin memastikan ruas tol siap mendukung perjalanan yang lebih lancar dan aman selama periode libur panjang.
Tujuan utama pengoperasian adalah mengalihkan sebagian lalu lintas dari jalan nasional yang sering padat, sehingga mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan bagi pemudik.
Fokus pada flyover exit Purwomartani
Dalam peninjauan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyorot flyover exit Purwomartani sebagai fokus utama. Struktur ini direncanakan berfungsi dua arah untuk melayani kendaraan saat arus mudik dan balik.
"Setelah tadi kami lihat, progres pembangunan yang dilaksanakan oleh Jasa Marga telah memenuhi persyaratan Analisis Dampak Lalu Lintas. Sebagai salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan jalan tol,"
Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, saat meninjau kesiapan operasional pada 3 Juli 2026.
Penekanan pada flyover bertujuan memastikan peralihan arus berjalan efisien tanpa menimbulkan titik konflik baru di jaringan jalan sekitar Candi Boko dan akses menuju Yogyakarta.
Manfaat operasional saat Lebaran
Kemenhub berharap pengoperasian tol ini memberikan beberapa manfaat langsung. Pertama, mengurangi beban pada ruas nasional Solo–Yogyakarta yang kerap mengalami lonjakan volume kendaraan.
Kedua, meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan karena kendaraan dapat memanfaatkan jalur terpisah yang dirancang khusus untuk arus mudik. Ketiga, memperkuat konektivitas antara Yogyakarta dan wilayah penyangga.
"Kami berharap beroperasinya tol ini nanti dapat mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat. Dengan mengalihkan sebagian arus kendaraan dari jalan nasional menuju flyover Purwomartani Candi Boko,"
Aan Suhanan.
Langkah berikutnya dan target waktu
PT Jasa Marga diminta menyelesaikan pekerjaan konstruksi dan memenuhi semua persyaratan teknis termasuk aspek keselamatan lalu lintas. Pemeriksaan lanjutan akan terus dilakukan sampai tol siap buka operasional pada musim Lebaran 2027.
Jika progres sesuai rencana, pengoperasian ruas ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek untuk mengurai kemacetan saat puncak mobilitas. Ke depan, fasilitas ini juga diharapkan mendukung pertumbuhan konektivitas regional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Komisi VII Soroti Tumpang Tindih Kewenangan di Kawasan Industri
Komisi VII DPR soroti tumpang tindih kewenangan pengelola kawasan industri saat kunjungan Panja RUU di Mitra...
RUU Kawasan Industri Harus Jawab Persoalan Nyata, Kata Komisi VII
Komisi VII minta RUU Kawasan Industri bersifat operasional, memberi kepastian hukum, dan mendukung infrastru...
Gempa M6,1 Sumba Barat Daya: 1 Tewas, 20 Rumah Rusak
Gempa M6,1 di Sumba Barat Daya pada 4 Okt 2026 menewaskan satu lansia dan merusak 20 rumah serta sejumlah fa...
Kepercayaan Rakyat Jadi Modal Penting bagi TNI di HUT ke-81
Prof. Muradi: kepercayaan publik jadi modal TNI pada HUT ke-81, mendorong profesionalisme dan kedekatan deng...
KOWANI Dorong Pengembangan Bakat Anak dan Penguatan Karakter
KOWANI mendorong pengembangan bakat anak selaras penguatan karakter dan perlindungan, menyusul Anugerah Anak...
Prabowo Pimpin Upacara HUT TNI ke-81 di Mabes TNI Cilangkap
Presiden Prabowo tiba di Mabes TNI Cilangkap 5 Oktober 2026 untuk memimpin upacara HUT TNI ke-81 dan meresmi...