Nasional

Prabowo: Wartawan Itu Kawan Saya di Harkopnas 2026

Bagikan:
Presiden Prabowo Subianto memberi pidato di Puncak Hari Koperasi Nasional 12 Juli 2026 di Indonesia Arena Jakarta

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa wartawan adalah kawannya saat memberikan pidato pada Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026. Pernyataan disampaikan secara bercanda namun jelas, dan beberapa kali memancing tawa peserta.

Suasana dan dialog di panggung

Pidato dibuka dengan permintaan izin kepada Menteri Agama Nasaruddin Umar agar Presiden bisa berbicara terbuka di hadapan peserta. Permintaan itu langsung mengundang gelak tawa karena nada santai yang dipilih Prabowo.

Presiden sempat menanyakan kepada hadirin apakah mereka menghendaki pembicaraan yang terus terang. Jawaban setuju datang serempak dari peserta, sehingga suasana menjadi lebih cair.

Pernyataan tentang media dan wartawan

Di sela-sela pidato, Prabowo berkelakar tentang perhatian media yang menanti kesalahan tutur katanya. Candaan ini kembali membuat tawa di arena.

Kalian mau saya bicara apa adanya atau tidak? Media lagi nunggu saya bicara kepleset

Meski bercanda, Presiden menegaskan hubungan yang baik dengan para jurnalis yang meliput kegiatan kepresidenan. Ia menegaskan bahwa wartawan kerap mendampingi aktivitasnya.

Nggak apa-apa, wartawan sama gue tuh kawan, hopeng. Friend, kita friend

Pesan kepada para jurnalis

Prabowo juga meminta agar wartawan tidak menyimpan dendam atau sakit hati terhadap ucapannya jika ada yang kurang berkenan. Ia menekankan pentingnya komunikasi terbuka dan saling memahami.

Kalau ada kata-kata saya yang salah jangan disimpan dalam hati

Makna momen

Candaan dan pernyataan Presiden menjadi salah satu momen yang mencairkan suasana pada peringatan Hari Koperasi Nasional. Pernyataan itu juga menegaskan pendekatan personal antara pejabat dan insan pers dalam forum publik.

Acara Puncak Harkopnas pada 12 Juli 2026 tersebut menyisakan catatan komunikasi publik yang hangat antara kepala negara dan media, sekaligus menggambarkan dinamika interaksi antara pemimpin dan wartawan di ruang acara kenegaraan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait