Polres Pematangsiantar Raih Penghargaan Pelayanan Prima Kategori A
Pematangsiantar — Polres Pematangsiantar menerima piagam penghargaan pelayanan prima kategori A dari Kapolri. Penghargaan itu diserahkan Kapolda Sumatera Utara di Mapolda Sumut pada Selasa, 28 Juli 2025. Pemberian penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) 2025.
Dasar penghargaan
Piagam itu diterbitkan berdasarkan keputusan Kapolri nomor No.Kep/666/V/2026. Keputusan menyatakan bentuk apresiasi atas komitmen Polres Pematangsiantar memberikan pelayanan publik yang berkualitas, profesional, transparan, dan akuntabel.
Alasan penilaian dan capaian
Penilaian PEKPPP menilai aspek prosedur pelayanan, inovasi, sarana-prasarana, dan budaya kerja. Polres Pematangsiantar dinilai memenuhi standar pelayanan prima sehingga mendapat predikat kategori A. Keberhasilan ini menunjukkan peningkatan mutu layanan publik sepanjang 2025.
Reaksi Polres dan upaya internal
Kasi Humas Polres Pematangsiantar, Iptu Agustina Triyadewi, menyatakan penghargaan menjadi bukti kerja keras seluruh personel. Menurutnya, berbagai inovasi dan penyederhanaan prosedur berperan penting dalam pencapaian tersebut.
"Penerimaan penghargaan ini menjadi bukti nyata capaian kinerja Polres Pematangsiantar dalam bidang pelayanan publik sepanjang tahun 2025. Ini sekaligus merupakan wujud komitmen Polres Pematangsiantar dalam menghadirkan pelayanan yang berintegritas, profesional, humanis serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat,"
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tak lepas dari sinergi personel, peningkatan sarana, dan penguatan budaya kerja yang mengedepankan integritas.
"Pencapaian ini merupakan hasil kerjasama seluruh personel Polres Pematangsiantar. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,"
Penandatanganan komitmen dan kehadiran pejabat
Acara penyerahan penghargaan juga dilengkapi dengan penandatanganan komitmen bersama antara penyidik Polri dan penuntut umum. Komitmen tersebut menegaskan upaya mewujudkan penegakan hukum yang objektif, profesional, transparan, dan bebas dari praktik transaksional.
Kegiatan dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sumut, jajaran Kejaksaan Tinggi Sumut, kepala kejaksaan negeri, serta seluruh Kapolres di lingkungan Polda Sumut. Kapolda Sumut memberi penghargaan dan berharap prestasi menjadi pemacu perbaikan layanan lebih lanjut.
"Penghargaan ini hendaknya menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polda Sumut untuk terus meningkatkan integritas, memperkuat reformasi birokrasi serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, transparan dan masyarakat semakin percaya,"
Impak dan langkah ke depan
Dengan predikat kategori A, Polres Pematangsiantar menegaskan komitmen memberikan layanan yang cepat, mudah, transparan, akuntabel, dan responsif. Ke depan, mereka akan fokus mempertahankan dan meningkatkan capaian melalui inovasi layanan, peningkatan kompetensi SDM, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan prima.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemerintah Turunkan Bunga PNM Mekar menjadi 8% Flat per Tahun
Pemerintah menargetkan suku bunga PNM Mekar diturunkan menjadi 8% flat per tahun, didukung subsidi Rp2,6 tri...
Golkar Labura Terima SK Kepengurusan 2025–2030, Fokus Konsolidasi
DPD Golkar Labuhanbatu Utara menerima SK kepengurusan 2025–2030 dan menargetkan konsolidasi serta regenerasi...
Razia di Rutan Banda Aceh, Senjata Tajam dan Benda Terlarang Ditemukan
Razia gabungan di Rutan Kelas IIB Banda Aceh menemukan senjata tajam dan barang terlarang, namun tidak menem...
Wali Kota: Sabang Potensial Jadi Gerbang Ekonomi dan Hub Maritim
Wali Kota Sabang hadir di seminar IKAL Aceh dan sebut Sabang berpotensi jadi hub maritim serta butuh kepasti...
Reses DPRK Subulussalam: Warga Keluhkan Lampu Jalan, Usulkan BLK Kecamatan
Warga Penanggalan keluhkan lampu jalan padam, usulkan BLK kecamatan, air bersih, dan penambahan kursi DPRK p...
Tuntutan 3 Tahun untuk Dua PSK Terkait Pemerasan ASN BPN di Medan
Dua PSK, Fajar dan Junia, dituntut tiga tahun penjara atas pemerasan terhadap ASN BPN Nias, Apriaman Lase, y...