Polda Sumut Tindak 6 Personel Kasus Narkoba, 4.628 Tersangka Ditangkap
MEDAN — Polda Sumatera Utara (Sumut) menindak enam personel aktif terkait peredaran narkoba selama periode Januari–Juni 2026 di wilayah provinsi itu. Empat personel menjalani pemeriksaan kode etik di Bid Propam Polda Sumut, sementara dua lainnya masih diperiksa oleh Direktorat Narkoba.
Penindakan internal terhadap personel
Bid Propam Polda Sumut memproses empat anggota untuk pemeriksaan kode etik karena dugaan keterlibatan dalam peredaran narkoba. Dua personel sisanya ditangani pemeriksaan substantif oleh unit tindak pidana narkoba.
Kombes Pol Dwi Agung, Kabid Propam Polda Sumut, menjelaskan status pemeriksaan tersebut saat konferensi pers pada Senin, 20 Juli 2026. Ia menegaskan proses internal berjalan sesuai prosedur untuk menentukan sanksi disiplin yang berlaku.
Sikap Kapolda: tidak ada toleransi
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, menegaskan sikap tegas terhadap anggota yang terlibat narkoba. Ia menyatakan sanksi administratif dan pidana akan diterapkan sesuai bukti dan tingkat keterlibatan.
"Saya tegaskan setiap anggota yang terlibat narkoba akan dipecat hingga dijatuhi hukuman pidana sesuai perbuatannya,"
Selain pemecatan, Polda Sumut juga menyiapkan langkah rehabilitasi bagi personel yang terbukti pengguna. Langkah ini menurut Kapolda merupakan kombinasi antara penegakan hukum dan upaya pemulihan bagi anggota yang membutuhkan.
"Kita tidak hanya menindak tegas (pecat) terhadap personel yang terlibat peredaran narkoba juga melakukan rehabilitasi terhadap anggota yang terbukti mengonsumsi narkoba,"
Kinerja pemberantasan narkoba di Sumut
Kapolda juga memaparkan capaian operasi pemberantasan narkoba sepanjang Januari–Juni 2026. Unit di lapangan berhasil menangkap 4.628 tersangka kasus narkoba di seluruh Sumatera Utara.
Angka itu menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sumut untuk menekan peredaran narkoba di daerah. Polda menegaskan akan terus meningkatkan operasi, sekaligus memperketat pengawasan internal terhadap anggotanya.
Dengan kombinasi penindakan internal, sanksi berat, dan rehabilitasi bagi pengguna, Polda Sumut berupaya menjaga kredibilitas institusi sekaligus memperkuat pemberantasan jaringan narkoba di wilayah hukumnya.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pendaftaran FASI Aceh Timur Diperpanjang sampai 15 November 2026
Pendaftaran FASI VI Kabupaten Aceh Timur diperpanjang sampai 15 November 2026 untuk memberi waktu kecamatan...
Husni: Pemahaman Konstitusi Kunci Jaga Persatuan
H.M. Husni menilai pemahaman konstitusi kunci menjaga persatuan dan memperkuat demokrasi, disampaikan pada S...
IPHI Aceh Peringati Maulid dan Santuni 54 Anak Yatim
IPHI Aceh menggelar Maulid Nabi dan santuni 54 anak yatim di Banda Aceh, sekaligus tausiyah tentang akhlak R...
DPRK Banda Aceh Ajak Pelajar Ikut Pelatihan Konten Kreator
Ketua DPRK Banda Aceh dorong pelajar SMA/SMK ikuti pelatihan konten kreator untuk promosi UMKM, pariwisata,...
Sabam Minta HKTI Perjuangkan Aspirasi Petani di Humbahas
Sabam Rajagukguk minta HKTI aktif menjembatani kebutuhan petani saat Rakercab HKTI Humbahas di Lintongnihuta...
Polres Aceh Timur Gelar "Minggu Kasih" di Vihara Murni Sakti
Polres Aceh Timur menggelar Minggu Kasih di Vihara Murni Sakti, Idi, untuk memperkuat komunikasi dan kerukun...