Nasional

Kawal Aspirasi: Polda Metro Jaya Kerahkan 4.274 Personel di DPR

Bagikan:
Personel Polda Metro Jaya bersiaga di area DPR untuk pengamanan aspirasi

Polda Metro Jaya bersama Kodam Jaya menggelar apel kesiapan pelayanan masyarakat, Kamis, 27 Agustus 2026, dan menyiagakan 4.274 personel di kawasan DPR/MPR RI. Personel tambahan ditempatkan di beberapa titik strategis Jakarta untuk mendukung penyampaian aspirasi serta menjaga kelancaran agenda publik.

Siaga personel di DPR dan titik strategis

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan jumlah personel yang ditempatkan difokuskan pada area DPR/MPR RI. Penempatan lain dilakukan untuk pengamanan aksi, pengaturan lalu lintas, dan pelayanan kepada masyarakat di lokasi-lokasi yang menjadi tujuan aspirasi.

"Menyampaikan pendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Polri hadir memastikan aspirasi disampaikan secara aman, damai, tertib, dan bertanggung jawab,"

Lokasi penyampaian aspirasi dan kegiatan sejenis

Penyampaian aspirasi terjadwal berlangsung di beberapa titik Jakarta. Lokasi yang disiapkan meliputi area DPR/MPR RI serta kawasan Monas bagian selatan dan Taman Pandang Silang Monas.

Agenda publik lain yang berlangsung

Sejumlah kegiatan masyarakat juga digelar bersamaan, sehingga kebutuhan pengamanan meluas ke wilayah penyangga Jakarta. Bentuk kegiatan meliputi olahraga, pameran, seni, hiburan, organisasi, hingga produksi perfilman.

  • Piala Soeratin U-15 — Klender
  • International Battery Summit 2026 — JIExpo Kemayoran
  • Kejuaraan Nasional Karatedo Gojukai — GOR Ciracas
  • APKASI Otonomi Expo 2026 — ICE BSD City
  • Danantara Housing Expo 2026 — NICE PIK 2

Pendekatan pelayanan dan pengaturan lalu lintas

Personel diarahkan mengedepankan komunikasi, dialog, dan pendekatan persuasif saat berinteraksi dengan peserta aksi. Pendekatan humanis menjadi pedoman untuk menjaga suasana tetap kondusif tanpa mengesampingkan penegakan hukum.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. Pengaturan diarahkan agar aktivitas masyarakat dapat terus berjalan sambil menjaga keamanan peserta aksi dan pengguna jalan lain.

Imbauan kepada peserta dan masyarakat

Budi mengimbau peserta penyampaian aspirasi untuk menjaga ketertiban dan mematuhi arahan petugas. Ia juga menekankan pentingnya menghormati hak pengguna ruang publik lain agar tidak mengganggu aktivitas umum.

"Polri memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sekaligus memastikan aktivitas publik tetap aman. Mari menjaga ruang demokrasi secara tertib dan damai,"

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Sinergi antara aparat dan warga diharapkan menjaga Jakarta tetap aman selama berbagai agenda berlangsung.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait