PLN Latih 250 Siswa SMA soal Energi Terbarukan
PT PLN bersama Institut Teknologi PLN melatih lebih dari 250 siswa dari tujuh SMA pada Juli–Agustus 2026. Program ini digelar sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk memperkuat literasi energi terbarukan dan mendukung target Net Zero Emission (NZE), kata perusahaan pada 3 Agustus 2026.
Tujuan dan peserta
Kegiatan ditujukan untuk siswa pilihan kelas XI dan XII. Tujuannya menyiapkan sumber daya manusia unggul yang paham pemanfaatan energi ramah lingkungan. Pelatihan berlangsung di tujuh sekolah menengah atas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Materi pelatihan
Materi menekankan pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan pengolahan sampah menjadi energi bersih. Penyampaian kombinasikan teori dan praktik agar siswa mendapat wawasan teknis dan pengalaman langsung.
"Akselerasi transisi energi memerlukan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa. Melalui edukasi ini, PLN ingin membekali para siswa dengan wawasan praktis mengenai pemanfaatan energi ramah lingkungan di sekitar kita,"
Metode dan rangkaian kegiatan
Rangkaian program mencakup sesi kelas, praktik, penilaian, dan pelaporan. Pelatihan dirancang agar sekolah dapat mengintegrasikan materi ke dalam kegiatan pembelajaran di luar kurikulum reguler.
- In Class Training
- Praktikum Project
- Check Point
- Penyusunan laporan
Dukungan fasilitas
PLN menyediakan bantuan unit PLTS serta peralatan untuk pengolahan sampah menggunakan Black Soldier Fly (BSF). Penyelenggara juga memberikan alat press untuk pembuatan lilin aromaterapi berbasis maggot sebagai bagian dari praktik pemanfaatan sampah.
Pandangan narasumber
"Kami berharap transisi energi didukung oleh semua lapisan masyarakat, termasuk generasi muda. Hari pertama, kita ajarkan tentang bagaimana energi surya yang melimpah dan bisa dibuat menggantikan energi fosil yang sudah sangat terbatas. Hari kedua adalah WTE, bagaimana sampah-sampah menjadi masalah di berbagai kota akan menjadi solusi ketika dijadikan energi. Kita ajak semua lapisan masyarakat. Kuncinya adalah kemandirian energi dan kedaulatan energi,"
"Kami berterima kasih atas program yang telah diinisiasi oleh PLN dan IT PLN dalam rangka pelatihan untuk para siswa dan para pamong untuk pembangkit listrik tenaga surya dan WTE. Kami berharap program ini betul-betul memberikan dampak yang positif bagi para pamong, dan khususnya para siswa yang nantinya akan menjadi calon-calon pemimpin bangsa. Sehingga nanti mereka bisa berinovasi menjadi pemimpin yang mengetahui kebutuhan masyarakat. Khususnya, bagaimana memanfaatkan sampah untuk bisa menjadi energi terbarukan,"
Dampak dan kelanjutan
Seluruh peserta menerima materi pelatihan, pendampingan teknis, dan sertifikat resmi. Sekolah penerima manfaat diminta mengintegrasikan hasil pelatihan ke aktivitas pembelajaran dan proyek lingkungan. PLN menyatakan komitmen untuk memperluas jangkauan edukasi energi terbarukan ke lebih banyak institusi pendidikan nasional.
Langkah ini diharapkan mendorong kemandirian energi di lingkungan sekolah dan menumbuhkan generasi muda yang siap mendukung transisi energi di masa depan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ekspor Industri Pengolahan Jan–Agu 2026 Tembus USD159,55 Miliar
Ekspor industri pengolahan Januari–Agustus 2026 mencapai USD159,55 miliar (Rp2.855,48 triliun), tumbuh 7,87%...
OJK Minta Perbankan Perkuat IT, Kebijakan Dividen Disesuaikan
OJK minta bank perkuat keamanan IT; dividend payout akan disesuaikan agar bank punya ruang investasi teknolo...
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Lima Prioritas Utama
OJK meluncurkan RP3I 2026–2030 di Bali untuk memperkuat perbankan dengan lima prioritas, empat enabler, dan...
APBN 2027: Target Pertumbuhan 6% Jadi Tantangan Utama
Target 6% pada APBN 2027 jadi tantangan; investasi harus tumbuh 10-12% untuk mendorong ekonomi, kata Kepala...
Ekspor Manufaktur Agustus 2026 Tumbuh 12,48%, Topang Surplus
Manufaktur naik 12,48% pada Agustus 2026, dorong ekspor USD26,61 miliar dan neraca perdagangan surplus USD3,...
Briket Kayu Indonesia Dilirik Buyer Spanyol untuk Restoran Profesional
Calon buyer Spanyol menunjukkan minat pada briket serbuk kayu heksagonal Indonesia untuk restoran profesiona...