Wabup Deliserdang Ajak Petani Milenial Kembangkan Bawang dan Cabai
Wakil Bupati Deliserdang Lom Lom Suwondo mengajak petani, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan komoditas hortikultura berprospek pasar seperti bawang merah dan cabai. Ajakan itu disampaikan saat dialog interaktif bertema Menumbuhkembangkan Petani Pemuda Milenial di Desa Liang Pematang, Kecamatan STM Hulu, Jumat (12/6). Pemerintah daerah mendorong langkah ini melalui pendataan petani, pendampingan budidaya, dan upaya pemasaran agar hasil panen terserap pasar lokal.
Pentingnya pendataan petani
Menurut Wabup, nilai ekonomi bawang merah dan cabai menjanjikan jika ditopang data yang akurat. Pemkab sedang melakukan pendataan petani dan jenis komoditas yang dibudidayakan untuk memetakan pola tanam dan kebutuhan pasar.
Kami ingin seluruh petani terdata dengan baik. Apa yang ditanam, berapa luas lahannya, dan kapan panennya harus diketahui.
Dengan data tersebut, pemerintah dapat membantu menyesuaikan penyerapan hasil panen sehingga masyarakat setempat menjadi prioritas pembeli sebelum memasok dari daerah lain.
Dukungan pemerintah dan program Petani Milenial
Kepala Dinas Pertanian Deliserdang, Elinasari Nasution, menyebut STM Hulu potensial untuk pengembangan hortikultura. Pemkab menyalurkan bantuan benih, bibit bawang merah, dan sarana produksi kepada kelompok tani sebagai dukungan awal.
Petani adalah pahlawan pangan yang berperan penting menjaga ketahanan pangan daerah. Kami siap mendampingi para pemuda yang ingin mengembangkan usaha di sektor pertanian,
Program Petani Milenial menarget usia 19–39 tahun untuk melahirkan pelaku agribisnis yang adaptif teknologi dan berorientasi pasar.
Bantuan teknis dan pemasaran
Pemkab melalui pemerintah desa dan penyuluh pertanian menawarkan pendampingan teknis mulai dari budidaya hingga pemasaran. Pendampingan ini ditujukan untuk memastikan proses produksi berjalan lebih terarah dan efisien, termasuk bagi petani di daerah terpencil.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) daerah juga membuka peluang bagi kelompok tani dan petani muda memperoleh dukungan sesuai ketentuan anggaran yang tersedia.
Kolaborasi lokal dan peluang ekonomi
Wakil Ketua JPKP Deliserdang, Pujian Tarigan, menilai kegiatan ini bagian dari upaya mendorong lahirnya petani muda sebagai penggerak pembangunan pertanian. Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan diharapkan memperkuat ekonomi lokal dan membuka lapangan usaha baru.
Dengan pendataan yang rapi serta pendampingan yang berkelanjutan, potensi hortikultura di STM Hulu dapat menjadi sumber penguatan ekonomi bagi masyarakat setempat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...