Plt Bupati Minta Perubahan APBD Langkat 2026 Percepat Pembangunan
Stabat — Pelaksana Tugas Bupati Langkat, Tiorita Surbakti, mendorong Perubahan APBD Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2026 untuk mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan dan memberi dampak nyata bagi perekonomian serta kesejahteraan warga.
Rapat Paripurna dan landasan hukum
Pernyataan itu disampaikan Tiorita pada Rapat Paripurna DPRD Langkat tentang Penyampaian Ranperda Perubahan APBD 2026, Senin (7/9), di Ruang Rapat Paripurna DPRD. Rapat dipimpin Ketua DPRD Sribana Perangin-angin dan dihadiri 28 anggota DPRD, Forkopimda, Sekda, kepala perangkat daerah, camat, dan undangan lainnya.
Tiorita menjelaskan penyusunan Ranperda dan Nota Keuangan Perubahan APBD mengikuti tahapan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026.
Isi perubahan anggaran
Sesuai paparan Tiorita, struktur APBD mengalami penyesuaian. Pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp2,578 triliun, sedangkan belanja daerah diperkirakan mencapai Rp2,877 triliun. Pembiayaan daerah direncanakan sebesar Rp307,94 miliar.
| Komponen | Anggaran |
|---|---|
| Pendapatan Daerah | Rp2,578 triliun |
| Belanja Daerah | Rp2,877 triliun |
| Pembiayaan Daerah | Rp307,94 miliar |
Alasan perubahan dan prioritas
Tiorita menyatakan perubahan dilakukan untuk menyesuaikan kondisi yang berkembang, namun tetap memperhatikan ketersediaan sumber pembiayaan dan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan. Tujuan utamanya adalah memastikan anggaran lebih efektif dalam merealisasikan target pembangunan daerah.
"Perubahan APBD ini disusun dengan mempertimbangkan kondisi yang mengharuskan dilakukannya perubahan, dengan tetap melihat ketersediaan sumber pembiayaan pembangunan dan prioritas-prioritas yang telah ditetapkan,"
Proses pembahasan: permintaan keterlibatan OPD
Untuk mempercepat penetapan Perubahan APBD 2026, Tiorita meminta semua kepala perangkat daerah lebih proaktif dalam setiap tahap pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Keterlibatan aktif OPD dinilai penting agar pembahasan efektif dan program yang direncanakan segera dapat dilaksanakan.
"Saya menegaskan kepada seluruh kepala perangkat daerah agar lebih proaktif dalam setiap pembahasan antara TAPD bersama Banggar DPRD nantinya, sehingga Perubahan APBD ini dapat ditetapkan sesegera mungkin,"
Dampak yang diharapkan
Tiorita berharap perubahan struktur anggaran memperkuat pelaksanaan program dan kegiatan pemerintah daerah. Dengan percepatan pembahasan dan penetapan, program prioritas dapat direalisasikan lebih cepat dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Langkat.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Baznas Padanglawas Salurkan Zakat ke 196 Guru MDTA dan TPQ
Baznas Padanglawas menyalurkan zakat ke 196 guru MDTA/TPQ di Barumun; target 2026 naik jadi 904 guru dengan...
Sekretaris Dinas Labuhanbatu Didakwa Tipu 20 Laptop, Rugikan Rp183,5 Juta
Sekretaris Dinas Peternakan Labuhanbatu, Mudasir, didakwa menipu pengadaan 20 laptop yang merugikan Rp183,5...
PSMS Menang 2-1 atas PSIS, Bobby Minta Persiapan Stadion dan Optimisme Promosi
PSMS Medan menang 2-1 atas PSIS (25/10) dan naik ke posisi dua Grup A; Gubernur Bobby minta perbaikan stadio...
Petani Sipirok Keluhkan Pupuk Subsidi Dijual di Atas HET
Petani Sipirok mengeluhkan NPK Phonska dijual Rp150.000 per sak, jauh di atas HET Rp92.000; mereka minta Din...
Polres Tapteng Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Subsidi dan 14 Tabung LPG
Polres Tapteng menangkap SS (45) usai ditemukan enam jerigen Pertalite dan 14 tabung LPG 3 kg yang diduga ak...
PIKI Samosir Dilantik, Diharap Jadi Mitra Strategis Pembangunan
DPC PIKI Samosir periode 2026–2031 dilantik 25 Oktober di Pangururan; diharapkan jadi mitra strategis dalam...