Ekonomi

Pertamina Lubricants Pasok 1,23 Miliar Liter dan Garap Ceruk EV

Bagikan:
Fasilitas Production Unit Jakarta Pertamina Lubricants dengan tangki dan jalur produksi

PT Pertamina Lubricants memasok kebutuhan oli nasional sebesar 1,23 miliar liter per tahun melalui empat fasilitas manufaktur, termasuk Production Unit Jakarta yang menjadi pusat distribusi ke 16 negara ekspor. Kunjungan media dilakukan di fasilitas Jakarta pada Selasa, 12 Agustus 2026, untuk melihat kapasitas produksi dan inovasi produk bagi kendaraan listrik (EV) dan hybrid.

Fasilitas produksi dan kapasitas

Production Unit Jakarta adalah fasilitas terbesar perusahaan. Unit ini mengoperasikan Lube Oil Blending Plant dengan kapasitas 270.000 kiloliter per tahun.

Selain itu, pabrik juga menjalankan Grease Plant berkapasitas 8.000 metrik ton per tahun dan Mini LOBP dengan kapasitas 3.000 kiloliter per tahun. Fasilitas ini menjadi tulang punggung pasokan untuk Sumatera hingga Jawa bagian barat.

Inovasi untuk kendaraan listrik dan pelumas sintetis

Perusahaan menegaskan bahwa meskipun motor listrik tidak memerlukan pelumas mesin konvensional, komponen lain pada EV dan hybrid tetap membutuhkan derivatif pelumas. Strategi ini menjadi bagian dari adaptasi produk terhadap pergeseran pasar otomotif.

"Walaupun mungkin mesinnya tidak membutuhkan pelumas, tetapi tentunya masih ada part-part dari kendaraan EV maupun hybrid yang memerlukan produk dari pelumas maupun derivatifnya, seperti di gear, seperti itu, yang tentunya Pertamina, pelumas Pertamina juga memiliki produk variannya,"

Di sisi formulasi, tim produksi memperkenalkan pelumas fully synthetic berbasis Polyalphaolefin, bukan turunan minyak bumi. Manager Production Unit Jakarta, Dody Arief Aditya, menyatakan produk premium tersebut merupakan hasil rekayasa kimia modern.

"Bahkan kita punya satu produk premium yang bener-bener fully synthetic. Jadi enggak dari turunan minyak bumi, tapi dari sintesa chemical, Polyalphaolefin,"

Distribusi, efisiensi, dan pengembangan SDM

Pertamina Lubricants memperkuat jaringan dengan tujuh Sales Region dan 134 distributor di dalam negeri. Sistem blending otomatis diterapkan untuk menjaga konsistensi kualitas dan efisiensi operasional pabrik.

Perusahaan juga mendirikan akademi internal untuk meningkatkan keahlian teknis pekerja secara berkelanjutan. Upaya ini ditujukan agar produksi tetap responsif terhadap kebutuhan industri dan konsumen.

  • Pasokan nasional: 1,23 miliar liter/tahun
  • Kapasitas LOBP Jakarta: 270.000 kiloliter/tahun
  • Grease Plant: 8.000 metrik ton/tahun
  • Mini LOBP: 3.000 kiloliter/tahun
  • Ekspor ke: 16 negara

Dengan penguatan teknologi dan jaringan distribusi, Pertamina Lubricants menempatkan Production Unit Jakarta sebagai pusat strategis untuk memenuhi permintaan domestik dan memperluas daya saing produk di pasar internasional.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait