BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter
BMKG mengeluarkan peringatan gelombang tinggi 9–12 Juni 2026 yang berpotensi mencapai 2,5–4 meter di beberapa perairan selatan Indonesia. Peringatan ditujukan untuk nelayan, operator feri, dan kapal tongkang agar menunda atau menyesuaikan pelayaran demi keselamatan.
Peringatan dan batas aman operasi
BMKG meminta pelaku maritim menaati batas operasi berdasarkan jenis kapal. Untuk nelayan, kewaspadaan diperlukan saat kecepatan angin melebihi 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter. Operator tongkang diminta waspada jika angin melampaui 16 knot dan gelombang lebih dari 1,5 meter. Sementara itu, batas aman bagi kapal feri disebut berada pada gelombang maksimal 2,5 meter.
Nelayan perlu waspada ketika kecepatan angin melebihi 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter. Kondisi tersebut berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran,
Wilayah berisiko
BMKG memetakan beberapa kawasan yang berpotensi mengalami gelombang tinggi. Gelombang 2,5–4 meter diperkirakan terjadi di perairan Samudra Hindia bagian barat Indonesia. Selain itu, gelombang sedang 1,25–2,5 meter berpeluang muncul di perairan strategis lainnya.
- Perairan barat Kepulauan Mentawai
- Bengkulu
- Lampung
- Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara Timur
- Selat Malaka bagian utara dan Samudra Hindia barat Aceh
- Laut Banda, Laut Arafuru, dan utara Papua
Penyebab dan kondisi angin
Fenomena gelombang tinggi ini dipicu oleh angin kencang di wilayah selatan Indonesia. Pengamatan BMKG mencatat kecepatan angin mencapai 25 knot di beberapa titik. Analisis Pusat Meteorologi Maritim menunjukkan angin terkuat berada di Laut Natuna, barat Kepulauan Mentawai, dan Laut Arafuru.
Imbauan keselamatan
BMKG menekankan agar seluruh pelaku maritim mengutamakan keselamatan dan terus memantau informasi cuaca terkini. Jika kondisi melewati batas aman operasional, aktivitas pelayaran sebaiknya ditunda sampai situasi membaik.
Keselamatan harus menjadi prioritas utama ketika cuaca laut memburuk,
BMKG juga mengimbau masyarakat pesisir untuk mengikuti perkembangan peringatan dan petunjuk otoritas setempat. Informasi lanjutan akan dikeluarkan jika ada perubahan signifikan pada pola angin dan tinggi gelombang.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Kementan Siapkan 56 Ribu Pompa Air untuk Mitigasi Kekeringan 2026
Kementan menyiapkan 56 ribu pompa air di 2026 untuk mitigasi kekeringan dan menjaga pasokan air di lahan saw...
Kemensos Salurkan Bansos Rp390 Miliar untuk Warga Lampung
Kemensos menyalurkan bansos Rp390,27 miliar di Lampung pada 25 Juli 2026 untuk kebutuhan dasar dan pemberday...
Lemonilo Ajak Anak Indonesia Berani Bermimpi
Co-Founder Lemonilo mengajak anak Indonesia bermimpi tinggi dan memperkuat komitmen perusahaan untuk dukung...
Kemensos Salurkan Rp278 Juta untuk 420 Korban Kebakaran Sukabumi
Kemensos menyalurkan Rp278.415.408 bantuan logistik untuk 420 korban kebakaran di Kampung Adat Cipta Mulya,...
Beasiswa BPDDI 2026 Dibuka, Dosen Berkesempatan Kuliah S3 Gratis
Kemdiktisaintek membuka Beasiswa BPDDI 2026 untuk dosen perguruan tinggi, menyediakan dana hidup, transporta...
15 Siswa Sekolah Rakyat Tampil di JFC 2026 dengan Karya Daur Ulang
15 siswa Sekolah Rakyat Jember tampil di JFC 2026 (24–26 Juli) memamerkan kostum daur ulang dan mengasah kre...