DPRD Usul Kerja 24 Jam untuk Revitalisasi Jembatan Kaliombo I
Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendesak percepatan revitalisasi Jembatan Kaliombo I dengan sistem kerja 24 jam dan jalur alternatif agar kemacetan serta dampak ekonomi pada warga segera berkurang.
Usulan itu disampaikan Yuzar pada Sabtu, 13 Juni 2026, menyusul proyek revitalisasi yang dibiayai APBN senilai sekitar Rp6 miliar. Pekerjaan saat ini direncanakan selesai Desember 2026, namun menurut Yuzar durasi tersebut terlalu panjang untuk skala proyek ini.
Alasan percepatan
Yuzar menilai Jembatan Kaliombo I memiliki fungsi strategis karena berada di jalur nasional. Keterlambatan penyelesaian berpotensi memperpanjang kemacetan dan mengganggu distribusi barang serta mobilitas warga.
Menurutnya, kemacetan berkepanjangan tidak hanya mengganggu pengguna jalan, tetapi juga pelaku usaha di sekitar lokasi proyek. Oleh sebab itu, DPRD meminta agar dampak sosial dan ekonomi menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan pekerjaan.
Langkah konkret yang diusulkan
Sebagai solusi, Yuzar mengusulkan perubahan pola kerja dan penyiapan akses alternatif. Rekomendasi tersebut juga sudah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat antara DPRD dan pihak terkait.
- Menerapkan sistem kerja 24 jam penuh untuk mempercepat progres.
- Menyediakan jalur alternatif atau jalan darurat guna mengurangi kepadatan lalu lintas.
Bagi saya delapan bulan itu sangat lama. Kami meminta ada percepatan yang signifikan,
Percepatan bisa dilakukan dengan sistem kerja 24 jam dan menyiapkan jalur alternatif agar dampak kemacetan yang dirasakan masyarakat dapat diminimalkan,
Dampak terhadap masyarakat
Yuzar menekankan bahwa percepatan bukan semata mempercepat fisik bangunan. Tujuan utamanya adalah meminimalkan beban yang harus ditanggung warga selama masa pembangunan. Ia mengingatkan dampak lanjutan pada aktivitas ekonomi lokal jika pengerjaan berlangsung terlalu lama.
Yang kami khawatirkan bukan hanya soal lalu lintas, tetapi juga dampak sosial dan ekonomi yang dirasakan masyarakat apabila pengerjaan berlangsung terlalu lama,
Tindak lanjut dan pengawasan
Dinas Pekerjaan Umum Kota Kediri telah menyatakan komitmen untuk menyampaikan usulan percepatan kepada pelaksana proyek. DPRD akan terus melakukan pengawasan agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai target dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.
Kami akan terus mengawal karena ini merupakan jalan nasional yang sangat vital bagi masyarakat Kota Kediri,
Dengan anggaran yang sudah tersedia, Yuzar berharap revitalisasi Jembatan Kaliombo I dapat diselesaikan lebih cepat dari jadwal kontrak sehingga manfaat infrastruktur segera dirasakan warga.
Informasi liputan lain terkait topik ini dapat dilihat melalui tautan liputan terkait: Liputan terkait.
Berita Terkait
Reses Sofyan di Magetan: Warga Minta Perbaikan Jalan dan Fasilitas Ibadah
Sofyan menggelar reses di Ngariboyo (13/6/2026) dan menampung usulan perbaikan jalan, penerangan, terop, ser...
Megawati ke Blitar: DPC Siapkan Ribuan Bendera dan Peresmian Istana
DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menyiapkan 1.000 bendera dan 200 umbul-umbul untuk menyambut kunjungan Megawa...
PDI Perjuangan Surabaya Latih Kader Gen Z Kuasai Komunikasi Digital
PDI Perjuangan Surabaya menggelar pelatihan komunikasi politik untuk kader Gen Z pada 13 Juni 2026, menekank...
PDI Perjuangan Lumajang Lantik 231 PAC, 78% Kader Muda & Perempuan
DPC PDI Perjuangan Lumajang melantik 231 pengurus PAC di 21 kecamatan; 33% berusia di bawah 35 dan 45% perem...
Megawati Resmikan Renovasi Istana Gebang di Blitar, 15 Juni 2026
Megawati akan meresmikan renovasi Istana Gebang di Blitar pada 15 Juni 2026; renovasi dikerjakan gotong royo...
Megawati Resmikan Renovasi Istana Gebang 15 Juni 2026
Megawati meresmikan renovasi Istana Gebang di Blitar pada 15 Juni 2026, hasil gotong royong kader PDI Perjua...