Perbaikan Jalan Helvetia Pasar 7 Dimulai Agustus 2026
Deliserdang — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan perbaikan jalan rusak di Jalan Veteran, Helvetia Pasar 7, Kabupaten Deliserdang, akan dimulai Agustus 2026. Jalan itu merupakan akses utama warga Medan Marelan ke pusat Kota Medan dan ke Gerbang Tol Helvetia. Pekerjaan dilakukan karena kerusakan berulang memicu kemacetan dan kecelakaan.
Rencana teknis dan alasan memilih beton
Pemprov Sumut berencana memperlebar badan jalan menjadi 14 meter dan menggunakan konstruksi beton. Pilihan material ini diambil karena banyak kendaraan berbobot berat melintas di ruas tersebut. Selain perlebaran, perbaikan drainase menjadi bagian penting agar jalan lebih tahan lama.
Menurut Gubernur, perbaikan drainase akan dilakukan di sepanjang total 24 kilometer (12 km kanan dan 12 km kiri). Pekerjaan ini diharapkan mengurangi dampak banjir yang saat ini membuat kondisi jalan sulit dikenali saat hujan.
Jalan ini sudah lama kita rencanakan, bahkan saat jadi Walikota saya sudah mengajukan untuk diperbaiki, tahun ini sebenarnya tidak masuk, tetapi karena kami mendapat tambahan anggaran dari Presiden, kami masukkan dan bulan depan Insya Allah mulai kita kerjakan.
Skala pekerjaan dan pelaksanaan awal
Pemprov akan memulai perbaikan pada segmen yang paling rusak terlebih dahulu. Tahap awal difokuskan pada sekitar 200 meter ruas jalan dengan kondisi terburuk. Pengumuman dimulainya pekerjaan disampaikan setelah peninjauan lapangan pada Kamis, 30 Juli 2026.
Pekerjaan ini dilaporkan didampingi Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumut, Chandra Dalimunthe. Pemerintah berharap penanganan bertahap dapat segera meredam gangguan lalu lintas dan mengurangi angka kecelakaan di lokasi.
Permintaan keterlibatan masyarakat dan perangkat daerah
Gubernur meminta perangkat desa dan camat setempat ikut menjaga kebersihan drainase selama proses perbaikan. Hal ini dilakukan agar konstruksi baru bekerja maksimal dan tidak cepat rusak.
Sosialisasikan kepada masyarakat, kita bersihkan drainase kita saat ini agar perbaikannya berjalan lebih baik.
Kondisi lapangan dan keluhan warga
Warga setempat mengeluhkan seringnya kecelakaan di lokasi. Kerusakan jalan menyebabkan becak terbalik, as mobil patah, dan pengendara sepeda motor jatuh. Saat banjir, permukaan jalan bahkan tak tampak lagi sehingga risiko bertambah.
Kami sangat berterima kasih, ternyata langsung direspons Pak Gubernur dan bulan depan langsung dikerjakan, soalnya sudah banyak kecelakaan di sini, becak terbalik, as mobil patah, orang jatuh dari kereta, kasian melihatnya, belum lagi kalau banjir tak nampak lagi itu jalannya yang mana, tapi syukur Pak Gubernur cepat bergeraknya.
Perbaikan yang memakai beton dan pelebaran diharapkan memberi solusi jangka panjang. Dengan jadwal mulai Agustus 2026, warga setempat menunggu penanganan yang dapat mengurangi macet dan menurunkan angka kecelakaan di ruas vital itu.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Kejuaraan Karate Inkanas Open Pelajar Se-Sumut Dibuka di Batubara
Kejuaraan Karate Inkanas Open antar pelajar se-Sumut dibuka di Batubara, 325 atlet dari 12 daerah bersaing m...
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan: Program untuk Profesional
Magister Manajemen USM-Indonesia Medan menawarkan program pascasarjana fleksibel dan aplikatif untuk ASN, ma...
Bupati Batubara Puji Bank Sampah Berseri Ubah Sampah Jadi Pakan
Bupati Batubara memuji Bank Sampah Berseri yang mengubah sampah rumah tangga menjadi pakan dan pupuk melalui...
Sumut Target Vaksinasi Rabies 15.000 HPR dan Aspirasi Publik Tuntas di Medan
Pemprov Sumut targetkan vaksinasi rabies 15.000 HPR dan bidik rekor MURI; selain itu masalah warga Medan dit...
Dugaan Ambil Batu Sungai di Irigasi Saba Bolak, APH Diminta Turun
Tokoh Sipirok minta APH periksa dugaan pengambilan batu sungai untuk rehabilitasi Irigasi Saba Bolak; dokume...
Pojok PBB Medan Raih Rp1,07 Miliar, Program Dilanjutkan
Pojok PBB Medan kumpulkan Rp1,07 miliar (15–18 Sept 2026); program dilanjutkan 21–30 Sept di tiga lokasi str...