Lokal

Sumut Perbaiki Jalan Aek Nabara–Labuhanbatu, 10 Km Ditangani

Bagikan:
Pekerjaan perbaikan dan pelebaran jalan Aek Nabara menuju Negeri Lama di Labuhanbatu

Labuhanbatu, Sumatera Utara — Komitmen Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk merealisasikan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Infrastruktur Terintegrasi (INSTANSI) mulai dirasakan masyarakat Labuhanbatu. Pemerintah Provinsi menindaklanjuti perbaikan dua ruas strategis Aek Nabara–Negeri Lama dan Negeri Lama–Tanjung Elang dengan total penanganan sepanjang 10 kilometer, dan ditargetkan rampung akhir tahun.

Pengerjaan, paket, dan target waktu

Pengerjaan dibagi menjadi dua paket. Paket pertama menangani ruas Aek Nabara–Negeri Lama sepanjang 3 km. Paket kedua menangani ruas Negeri Lama–Tanjung Elang sepanjang 7 km. Proyek dilakukan bertahap agar pekerjaan lebih terukur.

Ruas Panjang Jumlah Segmen
Aek Nabara – Negeri Lama 3 km 5 segmen
Negeri Lama – Tanjung Elang 7 km 3 segmen

“Paket pertama Aek Nabara–Negeri Lama sepanjang 3 kilometer terbagi dalam lima segmen dan paket kedua Negeri Lama–Tanjung Elang sepanjang 7 kilometer terbagi dalam tiga segmen. Ditargetkan pengerjaan ruas ini selesai pada akhir tahun.”

Peningkatan kualitas konstruksi

Selain memperbaiki kerusakan, Pemprov Sumut meningkatkan kapasitas jalan. Badan jalan eksisting yang semula lima meter dilebarkan menjadi enam meter. Di kedua sisi juga dibangun bahu jalan dari rigid beton selebar 70 sentimeter untuk memperkuat struktur dan memperpanjang umur layanan jalan.

“Badan jalan existing lima meter dan kita tambah menjadi enam meter, kemudian bahu jalan rigid beton masing-masing 70 sentimeter agar jalan yang ditangani bisa lebih kokoh.”

Imbauan keselamatan saat pengerjaan

Kontraktor dan dinas terkait mengimbau pengguna jalan berhati-hati saat melintas. Aktivitas alat berat dan pergerakan material dapat menimbulkan debu dan mengganggu arus lalu lintas. Pemberitahuan dan rambu sementara dipasang untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Respons dan harapan warga

Warga menyambut positif perbaikan karena kondisi jalan rusak selama puluhan tahun mengganggu akses layanan kesehatan, distribusi hasil pertanian, dan aktivitas ekonomi.

“Harapan kami tentu tidak ada lagi jalan yang rusak karena jalan ini sangat penting. Tidak ada lagi cerita orang sakit meninggal dunia di jalan karena terlambat sampai ke rumah sakit. Hasil pertanian kami juga tidak lagi turun harganya karena terlalu lama di perjalanan. Kalau jalan ini sudah mulus semua, dampaknya pasti sangat besar bagi ekonomi masyarakat.”

“Banyak kecelakaan terjadi karena pengendara menghindari lubang. Truk juga sering terbalik akibat kondisi jalan rusak hingga muatannya tumpah. Karena itu kami sangat bersyukur Pak Gubernur mau memperbaiki jalan kami ini.”

Perbaikan ruas Aek Nabara–Tanjung Elang menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas antar wilayah di Labuhanbatu. Jika pengerjaan berjalan sesuai jadwal dan standar kualitas, proyek ini diperkirakan memberi dampak langsung pada kelancaran distribusi, peningkatan keselamatan, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait