Lokal

HMI Sumut Apresiasi Musa Rajekshah Bangun Masjid Lafran Pane

Bagikan:
Masjid Lafran Pane sebagai penghormatan bagi pendiri HMI di Desa Pangurabaan Sipirok

MedanKetua Badko HMI Sumatera Utara, Yusril Mahendra Butarbutar, menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPR RI Musa Rajekshah atas pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif di Desa Pangurabaan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Minggu (28/6). Pembangunan masjid ini dimaksudkan untuk mengenang pendiri Himpunan Mahasiswa Islam, Lafran Pane, dan termasuk program pembangunan 99 masjid yang digagas oleh Yayasan Haji Anif.

Pembangunan sebagai penghormatan untuk Lafran Pane

Masjid yang baru berdiri itu diberi nama untuk mengenang jasa Lafran Pane, yang diakui sebagai pemrakarsa HMI pada 5 Februari 1947. Menurut penjelasan panitia pembangunan, lokasi dipilih karena kedekatannya dengan akar sejarah HMI di Sumatera Utara dan nilai simbolis yang tinggi bagi kader organisasi.

Respons HMI Sumut dan pujian kepada Musa Rajekshah

Yusril menilai Musa Rajekshah — yang akrab disapa "Ijeck" — sebagai sosok politikus yang peduli terhadap organisasi mahasiswa dan kemajuan Sumut. Ia menyampaikan ucapan terima kasih atas inisiatif tersebut yang dianggap sebagai penghormatan terakhir kepada pendiri HMI.

"Kita sebagai kader HMI mengucapkan terimakasih yang mendalam kepada abanga Musa Rajekshah yang satu-satunya orang sangat peduli dengan HMI. Pembangunan Masjid ini adalah sebagai bentuk untuk kami kader HMI mengenang pendiri,"

Yusril menambahkan bahwa dukungan Ijeck tidak hanya menyentuh segelintir pihak, tetapi dirasakan luas oleh masyarakat dan kalangan akademis. Ia menyebut kinerja Ijeck di Sumut sulit ditandingi dalam hal kepedulian pada kemajuan dan kesejahteraan daerah.

Peran Yayasan Haji Anif dan program 99 masjid

Pembangunan Masjid Lafran Pane merupakan bagian dari program Yayasan Haji Anif (YHA) yang menargetkan pembangunan 99 masjid. Yusril memberi apresiasi khusus kepada YHA atas inisiatif ini dan berharap proyek serupa dapat terus melestarikan memori tokoh-tokoh pergerakan mahasiswa.

Sejarah singkat Lafran Pane dan HMI

Lafran Pane memprakarsai berdirinya HMI bersama 14 mahasiswa Sekolah Tinggi Islam di Yogyakarta pada 5 Februari 1947. Pada Kongres XI HMI tahun 1974, ia resmi ditetapkan sebagai pemrakarsa dan pendiri utama organisasi. Hingga kini, nama Lafran Pane tetap dikenang dan dihormati sebagai pahlawan nasional serta tokoh pergerakan mahasiswa.

Dengan hadirnya masjid ini, HMI Sumut berharap generasi penerus lebih mengenal sejarah organisasi dan teladan para pendirinya. Pembangunan juga dipandang sebagai bentuk konkret penghormatan terhadap kontribusi intelektual dan keagamaan Lafran Pane bagi bangsa.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait