Lokal

12 Tim Ikuti Turnamen Mobile Legends Kapolresta Deliserdang Cup

Bagikan:
Turnamen Mobile Legends di Aula Satlantas Mapolresta Deliserdang

Deliserdang — Sebanyak 12 tim Mobile Legends dari berbagai kecamatan di Kabupaten Deliserdang bersaing dalam Turnamen Mobile Legends Kapolresta Deliserdang Cup yang digelar di Aula Satlantas Mapolresta Deliserdang, Sabtu (27/6). Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bagian dari road to Kapolri Cup 2026.

Pembukaan dan tujuan turnamen

Turnamen dibuka resmi oleh Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Hendria Lesmana SIK MSi, didampingi Kasat Reskrim Kompol M Isral SIK MH serta Kanit Tipidter AKP Jesko Siburian SH. Acara diselenggarakan untuk menghadirkan program positif bagi generasi muda di era digital.

Melalui turnamen E-Sports Mobile Legends Kapolresta Deliserdang Cup Road To Kapolri Cup Tahun 2026 ini, kami berharap dapat menjadi wadah bagi para generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan secara positif. Jadikan kompetisi ini sebagai ajang mempererat silaturahmi, menjunjung tinggi sportivitas, serta membangun karakter yang disiplin, kreatif, dan berprestasi.

Menurut penyelenggara, turnamen juga dimaksudkan sebagai upaya pencegahan agar pemuda tidak terseret aktivitas digital merusak, seperti pornografi, narkoba, dan judi online, dengan menyediakan alternatif yang sehat dan terstruktur.

Peserta, format, dan pemenang

Panitia menyebutkan turnamen diikuti 12 tim, masing-masing beranggotakan 5 pemain. Peserta datang dari beragam latar—komunitas gamer, pelajar, hingga mahasiswa—yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap e-sports lokal.

  • Juara I: Idong Family
  • Juara II: Public Biasa
  • Juara III: Eternal
  • Juara IV: Internasional13

Para pemenang menerima piala, piagam penghargaan, dan uang pembinaan. Penyerahan penghargaan diwakili oleh Kasat Reskrim Kompol M Isral SIK MH atas nama Kapolresta Deliserdang.

Jalur kompetisi ke tingkat lebih tinggi

Tim juara dari Polresta Deliserdang akan melaju ke tingkat Polda Sumut untuk bertanding melawan perwakilan daerah lain. Pemenang di tingkat Polda kemudian berpeluang maju ke tingkat Mabes Polri memperebutkan Kapolri E-Sport Cup.

Dengan skema berjenjang ini, panitia berharap bakat pemain lokal dapat terukur dan mendapatkan kesempatan unjuk kemampuan di tingkat nasional.

Implikasi dan tindak lanjut

Penyelenggaraan turnamen menunjukkan strategi kepolisian setempat untuk berinteraksi positif dengan generasi muda melalui kegiatan digital yang terarah. Selain mendorong prestasi, kegiatan seperti ini juga membuka jalur pembinaan bagi talenta e-sports di Deliserdang dan sekitarnya.

Ke depan, panitia menyatakan akan mengevaluasi format dan jangkauan turnamen agar partisipasi semakin luas dan manfaat sosialnya lebih optimal.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait