Lokal

Perbaikan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot Dongkrak Ekonomi Paluta

Bagikan:
Pekerjaan perbaikan jalan dan pengaspalan di ruas Hutaimbaru-Sipiongot Paluta

PALUTA — Perbaikan ruas Jalan Hutaimbaru-Sipiongot sepanjang 11,8 kilometer yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menunjukkan hasil nyata. Pekerjaan yang progresnya sekitar 20 persen sudah dirasakan dampaknya oleh warga sejak beberapa titik rusak ditangani melalui penimbunan, pemerataan badan jalan, dan pengaspalan sebagian segmen. Perbaikan ini bertujuan memperbaiki akses, memperlancar distribusi barang, serta mendorong aktivitas ekonomi di Kabupaten Padang Lawas Utara.

Dampak langsung pada ekonomi dan mobilitas

Peningkatan kondisi jalan membuat arus lalu lintas lebih lancar. Pedagang dan pengguna jasa transportasi melaporkan kenaikan kunjungan dan frekuensi perjalanan. Perubahan ini terlihat jelas dalam aktivitas sehari-hari warga di sepanjang jalur.

“Parah Pak sebelumnya, orang-orang pun malas berhenti di warung saya. Gimana mau berhenti, jalannya besar lubangnya. Tapi sekarang lebih ramai, peningkatannya sekitar 50 persen lah, karena dari simpang pun sudah mulus,” ujar Marwan Harahap, pemilik warung kelontong di Desa Paolan, Sabtu (27/6).

Marwan juga menyebut distribusi barang dagangan lebih mudah dan perjalanan ke ibu kota kabupaten kini memakan waktu sekitar 30 menit dengan sepeda motor. Sebelumnya, perjalanan harus direncanakan matang karena kondisi jalan dan cuaca dapat membatalkan perjalanan.

Pengerjaan teknis dan fasilitas pendukung

Sejumlah titik yang rusak berat ditangani lewat penimbunan menggunakan material sirtu, pemerataan badan jalan, dan pengaspalan pada beberapa segmen. Selain itu, di sekitar Pasar Sipiongot dibangun gorong-gorong berukuran besar untuk mendukung drainase dan menjaga akses tetap lancar saat hujan.

“Walaupun ini di penghujung usia saya, akhirnya saya melihat jalan ke kampung saya diaspal. Itu menjadi kebanggaan bagi kami masyarakat di sini,” kata Sudirman Sitompul, warga Sipiongot.

Sudirman menambahkan bahwa meski sebagian ruas masih dalam tahap penimbunan, waktu tempuh ke Gunungtua kini berkurang signifikan. Ia memperkirakan waktu tempuh akan semakin pendek setelah pengaspalan seluruh ruas selesai.

Ruas yang dikerjakan dan target penyelesaian

Selain Hutaimbaru-Sipiongot, Pemprov Sumut juga memperbaiki beberapa ruas penghubung lain untuk meningkatkan konektivitas kawasan.

Ruas Panjang
Hutaimbaru - Sipiongot 11,8 km
Sipiongot - Batas Tapanuli Selatan (Tolang) 12 km
Sipiongot - Batas Labuhanbatu 16 km

Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai pada akhir 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah di kawasan Tabagsel dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah pedalaman Paluta.

Implikasi ke depan

Perbaikan ini tidak hanya memudahkan mobilitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Jika pengerjaan selesai sesuai target, diharapkan akses yang lebih baik akan mempercepat distribusi barang, layanan kesehatan, dan layanan publik lain di wilayah terpencil.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait