BNN Tapsel Dukung Yayasan Rehab Gemilang Sakti Jaya di Padanglawas
BARUMUN BARU — Kepala BNN Tapanuli Selatan, Basten Simamora SH MH, menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan Yayasan Rehab Gemilang Sakti Jaya (GSJ) di Desa Sigorbus Julu, Kecamatan Barumun Baru, Kabupaten Padanglawas. Pernyataan itu disampaikan pasca peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, Minggu (28/6/2026).
Dukungan BNN untuk layanan rehabilitasi
Basten menilai panti rehab GSJ layak mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait. Menurutnya, keberadaan panti ini penting untuk menyediakan layanan rawat inap bagi warga yang terpapar narkoba di wilayah Padanglawas.
Dia juga mengingatkan bahwa klien atau pasien rehab dapat datang dari berbagai sumber, sehingga fasilitas lokal sangat dibutuhkan untuk menampung dan merawat mereka.
Perlu sosialisasi dan dukungan lintas sektor
Meski mendapat apresiasi, Basten menyebut yayasan GSJ masih tergolong baru dan membutuhkan sosialisasi lebih luas agar masyarakat mengetahui layanan yang tersedia. Dukungan dari masyarakat sekitar menjadi kunci agar lembaga ini berjalan efektif.
Sebagai tindak lanjut, Ketua MUI Padanglawas juga telah memberikan dukungan dan menandatangani kerja sama dengan yayasan tersebut. Hal ini diharapkan mendorong instansi lain, termasuk kepolisian, untuk turut berperan.
Rehabilitasi tak berkaitan proses hukum
Basten menekankan pentingnya mendorong masyarakat agar tidak ragu melaporkan diri atau membawa anggota keluarga yang membutuhkan rehabilitasi. Ia menegaskan bahwa proses rehabilitasi berbeda dengan proses hukum.
Dia merujuk pada ketentuan yang mengatur hak pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba untuk mengajukan rehabilitasi, sehingga dukungan aparat penegak hukum sangat diharapkan untuk mempermudah akses layanan.
Harapan ke depan
Pembina Yayasan GSJ menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, terutama warga sekitar yang memberikan sambutan positif. Dengan dukungan itu, yayasan berharap dapat menjalankan program pembinaan dan pemulihan bagi korban penyalahgunaan narkoba agar kembali ke kehidupan produktif.
Ke depan, pihak yayasan dan pemangku kepentingan di Padanglawas diharapkan memperkuat koordinasi, meningkatkan sosialisasi, dan memastikan akses rehabilitasi lebih mudah bagi warga yang membutuhkan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
32 WNI Bermasalah Asal Sumut Dideportasi dari Malaysia
Sebanyak 32 WNI-B asal Sumut dideportasi dari Penang dan tiba di KNIA 20 Agustus; BP3MI Sumut memfasilitasi...
Lomba Pedagang Pasar Induk Lambaro Meriahkan HUT ke-81 RI
Diskopukmdag Aceh Besar menggelar lomba bagi pedagang Pasar Induk Lambaro pada 19 Agustus untuk memeriahkan...
Staf Ahli Wali Kota Binjai Tinjau Penumpukan Sampah di Berngam
Staf Ahli Wali Kota Binjai meninjau penumpukan sampah di Kelurahan Berngam dan minta warga tidak membuang sa...
Sumabee Honey Diluncurkan, 195 Warga Jantho Terlibat Budidaya Madu
Sumabee Honey diluncurkan; 195 warga dari delapan gampong Kota Jantho terlibat dalam budidaya lebah yang men...
BI Luncurkan KKI dan Perluas MDR QRIS 0 Persen untuk Perkuat Ekonomi Digital
BI meluncurkan KKI dan perluas MDR QRIS 0% untuk mendukung UMKM serta akselerasi digitalisasi sistem pembaya...
Wagub Aceh dan Wamendagri Tinjau Blang Padang, Bahas Status Lahan
Wagub Aceh dan Wamendagri meninjau Lapangan Blang Padang (8,9 ha) untuk membahas status lahan, wakaf histori...