Nasional

Damkarmat Banjar Kirim 4 Penyelam Cari Korban KM Virgo

Bagikan:
Empat penyelam Damkarmat Banjar bersiap dikerahkan ke lokasi pencarian KM Virgo

Empat penyelam bersertifikat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Banjar dikerahkan untuk memperkuat operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8. Pengerahan itu dilakukan pada Minggu, 20 September 2026, dan difokuskan pada bodi kapal di perairan sekitar lokasi kecelakaan, perairan Masalembu, Madura, Selat Jawa. Tim bergabung di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk langsung berkoordinasi dengan tim SAR gabungan.

Pengerahan dan tujuan operasi

Keempat personel Damkarmat tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan segera menyatu dengan tim SAR yang menangani kapal yang terbalik saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Penugasan difokuskan pada pencarian di lingkungan perairan, terutama area yang membutuhkan aktivitas penyelaman. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kapasitas teknis operasi di lapangan.

Kompetensi dan peran penyelam

Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Banjar, Agus Siswanto, menyatakan personel yang dikirim memiliki sertifikasi Water Rescue dan kemampuan penyelaman. Dengan kompetensi tersebut, mereka mampu melakukan pencarian di bawah permukaan dan menangani kondisi yang membutuhkan teknik khusus. Agus menekankan bahwa penempatan personel disesuaikan dengan kemampuan profesional untuk menunjang operasi SAR.

'Penugasan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan tanggung jawab kemanusiaan Dinas Damkarmat Banjar dalam mendukung operasi SAR gabungan. Khususnya pada kondisi yang membutuhkan kemampuan penyelamatan di lingkungan perairan,'

Prosedur keselamatan dan koordinasi

Para penyelam akan bekerja menurut prosedur keselamatan yang ketat dan arahan unsur SAR yang memimpin operasi. Agus menegaskan bahwa prioritas utama adalah keselamatan korban tanpa mengabaikan keselamatan rescuer. Seluruh tindakan harus dilakukan secara terukur, disiplin, dan berdasarkan standar operasional penyelamatan.

'Keselamatan korban adalah prioritas utama, namun keselamatan rescuer juga tidak boleh diabaikan. Setiap tindakan harus dilakukan secara terukur, disiplin dan berdasarkan standar operasional penyelamatan,'

Sinergi lintas instansi

Damkarmat Banjar menyatakan kesiapan memberi dukungan sesuai kapasitas dan kewenangan. Agus mengapresiasi keterlibatan TNI, Polri, Basarnas, instansi pemerintah, serta relawan dalam operasi pencarian. Keterlibatan dari berbagai daerah dan instansi bertujuan memperkuat upaya menemukan korban yang masih dalam pencarian.

  • TNI
  • Polri
  • Basarnas
  • Instansi pemerintah dan relawan

Bagi Damkarmat, operasi ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan panggilan kemanusiaan untuk menghadirkan keterampilan penyelamatan saat masyarakat membutuhkan pertolongan. Tim akan terus berkoordinasi dan mengikuti perkembangan operasi hingga pencarian dinyatakan selesai.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait